Iklan

Wouwww... Ada Proyek Jalan di Samping Polsek Airmadidi Anggarannya Rp.1M ?

Posted by jhon simbuang on Jumat, 11 Maret 2016

Baru Hitungan Minggu, Punggung Jalan Sudah Mulai Ambruk


Airmadidi, Identitasnews.com – Sepintas lalu, jika melihat hasil akhir dari proyek jalan disamping Polsek Airmadidi tepatnya di Kelurahan Airmadidi Atas, sama saja dengan proyek-proyek jalan pada umunmnya di Kabupaten Minahasa Utara.
Akan tetapi, jika kita lebih teliti melihat ke sebelah kiri (dinding pagar Kantor Polsek Airmadidi), pasti kita akan tertehun dan terkesima oleh adanya keterangan kontrak yang tertera pada plang (papan) proyek yang tertera.
Sesuai tulisan yang ada, maka proyek jalan hot-mix DINAS PU MINUT di jalan Polsek Airmadidi itu adalah sebagai berikut:

Tahun Anggara   : 2015
Pekerjaan            :  REHABILISTASI PEMELIHARAAN JALAN KECAMATAN AIRMADIDI
Lokasi                 :  KECAMATAN AIRMADIDI
Nilai Kontrak      :  Rp. 1.402.380.000.00 (Satu Miliar Empat Ratus Dua Juta -               
                               Tigaratus Delapan Puluh Ribu Rupiah) 

Sumber Dana     :   APBD Kabupaten Minahasa Utara
Kontrak Nomor :   19/SP/DPU/MINUT 2015
Tanggal              :  06 Juli 2015
Waktu Laksana  :  150 (Seratus Lima Puluh Hari) Kalender
Pelaksana           :  CV. TEGAR JAYA

Ada beberapa hal menarik dalam proses pembuatan jalan kecamatan tersebut. Antara lain, Sesuai papan kontrak, proyek itu dimulai pada 06 Juli 2015 silam. Tapi anehnya sesuai pengakuan sejumlah warga sekitar, pekerjaan itu dimulai pada akhir tahun 2015.
Selain itu, nominal harga yang tertera di plang proyek dibanding dengan hasil realisasi fisik dari panjang dan lebar (volume) dari jalan tersebut, kayaknya kurang ber-imbang.
Pasalnya, titik nol perbaikan jalan itu dengan titik akhir pekerjaan jika sesuai keterangan para pelaksana yang ditemui di lapangan saat pelaksanaan, hanya kurang lebih satu (1) kilometer saja.
Tapi karena tidak dilengkapi dengan drainase dan hamparan asapal tidak maksimal, tidak mengherankan baru masuk bulan Februari,  tepian jalan baru tersebut sudah pada rusak sehingga jalan-pun terkesan menjadi sempit.

Para pengguna jalanpun mempertanyakan kelayakan hasil pekerjaan dibandingkan dengan dana yang tertulis di plang proyek tersebut. “Anak kecil saja bisa tidak percaya kalau uang miliaran rupiah bisa hanya untuk volume pekerjaan sepanjang itu,” kata Harunah (52) sopir dam-truk asal Wawonasa Manado yang kebetulan lewat jalan itu.
Sesuai pengalaman dia, lanjut Harunah anggaran untuk ukuran jalan seperti itu, tidak perlu sebnesar itu. “So ada mark-up itu, soalnya kita perkirakan kalu proyek jalan sepanjang dan selebar itu, 1 miliar so ada deng depe drainase, sedangkan itu yanda ada,” beber dia dengan dialek Manado.
Perlu diketahui bersama, proyek peningkatan jalan di samping Polsek Airmadidi itu, tidak disertai pembuatan drainase. Akibatnya waktu musim hujan di akhir Januari dan awal Februari lalu, volume air hujan yang melalui jalan baru itu sehingga dalam waktu beberapa minggu saja, aspal di punggung jalan sudah pada rusak tergerus volume air hujan sehingga jalan kembali menjadi sempit.
 Melihat hasil pekerjaan proyek dari dana uang negara itu ada indikasi dan dugaan menyimpang, maka masyarakat Minut melalui Fecky K Mamahit Wakadepsus Tipikor LSM Waraney Puser In Tana Toar – Lumimuut meminta aparat jangan diam.
“Aparat Polres Minut sewbaiknyua dalami proyek tersebut, sebab kalau melihat lebih mendalam, sudah ada dugaan penyimpangan sehingga merugikan negara,” pintanya.(ADHIT)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

20.43.00

0 komentar:

Posting Komentar