HUT SHS
Headlines News :
Home » » Ssst, Abeng si Penganiaya Anak- Isteri Jadi Jahat Karena Belajar Ilmu Hitam…

Ssst, Abeng si Penganiaya Anak- Isteri Jadi Jahat Karena Belajar Ilmu Hitam…

Written By jhon simbuang on Kamis, 31 Maret 2016 | 13.32.00

Hati-hati, Abeng Sulit Ditangkap Polisi dan Masih Gentayangan di Hutan

Foto Kiri kekanan: Korban Henny kambey (kiri), Korban Glenn (tengah), Pelaku Albert Mamahit alias Abeng (kanan)

Airmadidi, Identitasnews.com – Kasus penganiayaan berat  yang dilakukan pria Albert Mamahit (38) warga Desa Kaasar Kecamatan Kauditan Minut terhadap anak - isterinya sehingga sang isteri sempat sekarat di rumah sakit, ternyata bukan lagi masalah baru bagi warga sekitar.
Pria yang akrab dengan panggilan ABENG itu dikenal pengangguran dan hampir tiap hari mabuk-mabukan. Dari keterangan sejumlah sumber di  Desa Kaasar, Abeng sudah berkali-kali berurusan dengan hukum gara-gara menganiaya keluarganya (isteri).
“Hampir tiap hari dia pukul-pukul dia pe isteri. Jadi waktu kejadian tadi malam, torang kira jo itu kejadian yang biasa dia lakukan pa dia pe isteri, jadi torang kase biar,” aku tetangga rumah Abeng Kamis dini hari (01/4) pukul 01.00 witta.
Akibat kekejaman Abeng, kedua korban masing-masing bernama Henny Kambey (40) Putera sulung Glenn Mamahit (17), langsung ditangani dokter dan piket UGD RSU Hermana.

Kalau Henny Kambey mendapatkan tujuh (7) luka menganga akibat ditebas parang, masing-masing 2 tebasan di punggung pergelangan lengan kiri, 3 tebasan di pundak kiri, 1 tebasan di atas pelipis mata kiri, serta 1 luka menganga lebar lima jari dari bawah leher bagian belakang (bawah punggung). Sedangkan Glenn Mamahit menderita luka robek di punggung telapak tangan kiri dan pundak kirinya.

Sikap beringas dan kejam Albert Mamahit alias Abeng, menurut keterangan sejumlah kerabatnya, gara-gara disesatkan oleh ilmu kebudayaan yang dipegangnya.
“Dulu Abeng tidak begitu. Selain baik, dia juga sangat raji. Nanti beberapa tahun lalu dia belajar ilmu hitam, barulah dia mulai sering menganiaya isterinya,” beber salah satu kerabat Abeng yang minta namanya di-inisialkan JK saja.
Sikap aneh Abeng mulai ter-endus keluarga manakala pada suatu hari, salah satu keluarga pernah mengubur ayam jantannya dibelakang rumah. Pada hari ke-tiga sumber memergoki Abeng sedang menggali lubang itu, mengambil bangkai ayam itu lalu memakan organ tubuh bangkai tersebut.
“Dia makan hati bangkai ayam itu karena syarat untuk mematangkan ilmu warisan ayahnya,” jelas JK dengan perasaan ngeri.
Kalau polisi sampai saat ini belum bisa menangkap Abeng, sumber mengaku tidak heran. “Tidak usah heran, soalnya dia pake ilmu warisan ayahnya. Jadi polisi susah mo tangkap dia,” tukas sumber.
Walau sudah didukung oleh Tim MANGUNI Polda Sulut, menariknya sampai hari ini Kamis (31/3), pukul13.25 witta, Aparat gabungan Polsek Kauditan, Polres Minut dan Tim MANGUNI Polda Sulut belum berhasil menangkap Abeng.
Abeng diduga telah melarikan diri ke perkebunan dan hutan Minawerot Kecamatan Kauditan.”Informasi terbari, dia diduga kuat telah berpindah ke perkebunan keluarganya di wilayah Kumersot Bitung,” ujar salah seorang anggota Polsek Kauditan. (red)
Share this post :

Poskan Komentar

 
Support : Redaksi | Layanan Iklan | Hubungi Kami
Copyright © 2013 - All Rights Reserved
Hosting by Manado Web Hosting Publikasi by Identitas Team
Kreasi by MWD