Iklan

Siapa Sangka Kalau Di Kantor Gubernur Sulut Ada PNS 7 Tahun Tidak Digaji?

Posted by jhon simbuang on Sabtu, 12 Maret 2016

Novi: “Kami berharap Pak Olly dan Pak Steven selaku Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut dapat membantu …"

Manado, Identitasnews.com – Astaga… Hanya itu kalimat kaget yang dapat di ucapkan ketika kita mendapati bahwa di Kantor Gubernur Sulawesi Utara ada seorang Pegawaitidak terima gaji/pensiunnya selama tujuh (7). Tahun.
Mengantongi pangkat/golongan IV.D, sebenarnya Ir. Johan Victor Malonda yang kesehariannya mengabdi di Pemprov Sulut, harusnya sudah bias saedikit santai dan nyaman, menmgingat gaji dan keuangannya bisa dikata, sudah lumayan mumpuni.
Mungkin karena sudah cukup lama dalam pengabdiannya, akhirnya Malonda mencoba mengakhiri pengabdiannya dengan jalan upaya pensiun dini.
Namun siapa sangka kalau ternyata, kendati sudah menyandang status pension dini, ternyata Malonda harus menggigit jari selama tujuh tahun.
“Sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, tentang Kepegawaian, maka saya ajukan pensiun dini dimana umur saya saat itu sudah tahun plus masa dinas sejak 23 April 2008,” ungkapnya Sabtu (12/3) silam.
‘PUCUK DI CINTA, ULAM PUN TIDAK PERNAH TIBA’… Sangat disayangkan, terhitung sampai tanggal 1 Februari 2016, Victor Malonda yang lahir pada 19 Januari 1958 tidak pernah memperoleh hak-nya berupa gaji dan hak-hak lainnya.
Perlu diketahui bersama, Pria berlatar belakang Sarjana Tekni alias Insinyur ini, (Malonda red-), semasa jabatannya sempat menjabat Wakadis Tamben Pemprov Sulut (2001-2007), kemudian Kaban BLH Pemprov Sulut.
Usulan pensiun dini-nya, memurut Malonda sudah disampaikan ke Presiden RI, tembusan BKN Pusat, serta Sek-Neg. Anehnya, sampai detik ini berkasnya belum ditanggapi dengan alasan 3 persyaratan, sehingga dia masih pegawai bagian Sekda Provinsi.
“Saya sangat menyesal gaji yang sebetulnya hak saya, tidak dapat saya nikmati semenjak tahun 2008, padahal Pemprov tidak pernah melayangkan surat pemebrhentian gaji,” keluh Malonda.
Setelah pergantian Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut, Malonda berharap nasibnya dapat berubah. “Saya sudah berkali-kali menghubungi BKD, tapi tidak ada belas kasihan dari mereka di BKD. Semoga Pak Gubernur dan Pak Wakil Gubernur mau membantu saya untuk memperjuangkan hak saya,” tutup Malonda.
Mengendus adanya penderitaan PNS itu, Novie Ngangi Ketua Sulut Coruption Watch (SCW) Gubernur dan Wakil Gubernur yang baru dapat memperhatikan hal tersebut, mengingat Ir. Johan Victor Malonda sudah banyak mengabdi pada ranah Kementrian Energi dan SDA serta jabatan penting lainnya.
“Masalah belum tuntasnya gaji dan pensiunnya, itu berarti ada bentuk pembiaran oleh Pemprov Sulut terhadap PNS atas hak mereka, terutama di BKD. Kami berharap Pak Olly dan Pak Steven selaku Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut dapat membantu Pak Johan Victor Malonda atas hak-haknya semasa mengabdi kepada Negara, sesuai procedural yang ada,” harap pria yang akrab disapa Novi itu.(red)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

18.42.00

0 komentar:

Posting Komentar