HUT SHS
Headlines News :
Home » » Rencana Jalan Tol Menghambat Penyaluran Air PDAM Bitung

Rencana Jalan Tol Menghambat Penyaluran Air PDAM Bitung

Written By jhon simbuang on Rabu, 16 Maret 2016 | 22.14.00

Bitung,Identitasnews.com – Ternyata perwujudan impian besar terhadap pembangunan jalan tol untuk akses KEK dan IHP, tidak berjalan mulus sebagaimana yang direncanakan. Pasalnya, di tengah realisasi jalan tol tesebut, justru berbenturan dengan pekerjaan pembangunan bak dan saluran air bersih yang juga bantuan dari Pemerintah Pusat yang menelan dana sebesar sekitar Rp 11M, di daerah Kelurahan Tendeki. Usut punya usut, ternyata proyek yang sedang berlangsung tersebut dianggap tersendat. Lantaran, rencana pembangunan jalan tol melewati bak dan saluran air yang sedang dikerjakan, dan hal ini sangat mempengaruhi distribusi air bersih kepada masyarakat di wilayah sekitarnya.

Berbenturannya dua proyek pemerintah pusat dalam satu lokasi yang sama ini, terungkap dalam Rapat Kerja Komisi C DPRD Bitung, dengan melibatkan pihak PDAM, Dinas PU, Bappeda dan Dinas Tata Ruang, Rabu (16/3). RDP Komisi C DPRD Kota Bitung ini dipimpin langsung oleh Ketuanya, Superman Boy Gumolung.

Menurut Gumolung, kebutuhan air bersih juga sangat penting. ”Meskipun Jalan Tol merupakan program nasional, begitu pula pelebaran jalan jangan samai merusak instalasi air bersih yang ada,” tegasnya.

Kesempatan itu, Dirut PDAM Kota Bitung, Hengky Sampouw, menyampaikan para pelanggan mengeluhkan keterhambatan pelayananan dan penyaluran air bersih karena pengerjaan proyek pelebaran jalan merusak instalasi pipa. ”Demikian pula khusus proyek bak air dan instalasi air sebesar sebelas milrar rupiah jadi sia-sia pasti nantinya dibongkar gara-gara terlintas oleh proyek Jalan Tol,” tambahnya.

Menurutnya, debit air dari Danowudu dahulu menghasilkan 135 l/detik, kini hanya bias mencapai 40 l/detik. Sehingga, terangnya, ditambah sumber air dari Tendeki berkapasitas 140 l/detik siap melayani masyarakat Girian Atas, Girian Bawah dan Manembo-nembo. Untuk itu, ujarnya, pihak PDAM Kota Bitung tidak akan menunggu penyelesaian proyek pelebaran jalan sebab Menurutnya, debit air dari Danowudu dahulu menghasilkan 135 l/detik, kini hanya bias mencapai 40 l/detik. Sehingga, terangnya, ditambah sumber air dari Tendeki berkapasitas 140 l/detik siap melayani masyarakat Girian Atas, Girian Bawah dan Manembo-nembo. Untuk itu, ujarnya, pihak PDAM Kota Bitung tidak akan menunggu penyelesaian proyek pelebaran jalan sebab kebutuhan air bersih masyarakat adalah yang paling utama.

Kesempatan itu, Kepala Dinas PU Kota Bitung, Rudy Theno,ST,MT, menjelaskan kerusakan pipa atau instalasi air akibat pelebaran jalan 23 dan jalan 46, akan diganti oleh pihak kontraktor. ”Sedangkan jalan tol harus dikerjakan sesuai Peraturan Presiden tentang 12 pembangunan jalan tol termasuk jalan tol Bitung-Manado,” jelasnya.

Menutupi RDP ini, Gumolung yang didampingi Rafika Papente, Femmy Lumatauw, Syam Panai, Jhon Hamber dan Habriyanto Ahmad ini, merekomendasikan instansi terkait untuk berkonsultasi ke Kementerian PU dan Perumahan Rakyat di Dirjen Bina Marga untuk penyelesaian pembangunan instalasi air bersih di Kelurahan Tendeki. (Katie)
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Redaksi | Layanan Iklan | Hubungi Kami
Copyright © 2013 - All Rights Reserved
Hosting by Manado Web Hosting Publikasi by Identitas Team
Kreasi by MWD