HUT SHS
Headlines News :
Home » » Pejabat Kumtua Tinggal Dirumah Mantan Kumtua Lihunu

Pejabat Kumtua Tinggal Dirumah Mantan Kumtua Lihunu

Written By jhon simbuang on Kamis, 03 Maret 2016 | 13.42.00

Penyaluran Raskin Dikuasai Mantan Kumtua Dengan Patokan Harga 20 Liter Rp 50.000


Airmadidi, Identitasnews.com – Siapa sangka kalau ternyata di Kabupaten Minahasa Utara ternyata ada emerintahan mirip KEKAISARAN. Hal ini menyeruak ketika wartawan www.identitasnews.com Reflyn Kending yang sejatinya warga Desa Lihunu merilis dinamika kehidupan salah satu desa di Pulau Bangka itu, mendapati system pemerintahan desanya sebagian masih dipegang oleh mantan Kumtua bernama VENTJE YOHANDATANG.
Padahal sesuai aturan yang ada, mantan kumtua yang dikenal bertempramen tinggi itu, telah habis jabatannya pada 31 Desember 2015 (itu sudah dihitung dengan masa perpanjangan jabatan).

Dengan demikian, karena sudah habis masa jabatannya, harusnya Ventje Yohandatang secara mutlak sudah menjadi masyarakat biasa tanpa bisa mengintervensi pemerintahan di desa tersebut.

Setelah habis masa jabatan, Ventje Yohandatang diganti oleh Pejabat kumtua Yance Luntungan dari Kecamatan Likupang Timur.
Menariknya, kendati sudah ada Pejabat kumtua, ternyata kewenangan kepala desa masih terkesan berada di tangan mantan kumtua Ventje Yohandatang.
Contohnya, Pejabat Kumtua tinggal dirumah mantan Kumtua Desa Lihunusehingga hampir semua program pemerintah desa, tetap melibatkan mantan kumtua.

Informasi terbaru yang ditemukan adalah penyaluran beras raskin. Menurut warga, beras raskin yang ada memang tetap disalurkan, tapi harganya terlalu tinggi sehingga terkesan bukan RASKIN lagi.
“Beras Raskin ditaruh dirumah mantan Kumtua Lihunu. Dan warga yang berhak terima hanya mereka yang dalam pilkada lalu mendukung SDM. Itupun untuk 20 liter beras dikenai biaya transportasi Rp. 50.000,” beber warga yang minta namanya tidak disebutkan mengingat keamanannya bisa terancam.
Pasalnya, menurut warga itu, mantan Kumtua orangnya ringan tangan terhadap masyarakatnya. “Saya takut nanti dipukul mantan kumtua. Sudah ada kejadian warga dipukul dia sampai babak belur,” tandasnya.
Apa yang di ungkapkan warga tersebut memang benar. Pada tahun 2012 silam ada salah seorang warga telah melapor ke Polda Sulut yang mana dirinya telah di aniaya Ventje Yohandatang. Kendati laporan itu sempat terdiam, namun akhirnya beberapa waktu lalu, korban sudah dipanggil oleh penyidik Polres Minut untuk proses hokum lanjutan.

Sementara Pejabat Kumtua Lihunu Yance Luntungan ketika dikonfirmasi via ponsel di nomor 0852407097XXX tidak menampik kalau dirinya memang tinggal dirumah mantan Kumtua Desa Lihunu.
Ditanya tentang Beras Raskin, menurut Luntungan, memang ada biaya transport untuk membawa beras-beras itu dari daratan Likupang II ke Pulau Bangka khususnya Desa Lihunu. “Biaya transport semuanya adalah Rp. 600 ribu,” katanya.

Mengenai harga Rp. 50 ribu untuk 20 liter, Luntungan mengaku tidak tahu sama sekali. “Nanti saya cek dulu di desa, soalnya saya masih di Desa Marinsow. Saya tidak tahu kalau ada harga seperti itu soalnya penyaluran beras ditangani oleh perangkat desa,” tandasnya sersaya bengiyakan saat ditanya apakah mantan kumtua yang menangani penyaluran beras itu.
Menanggapi Intervensi mantan Kumtua Lihunu terhadap pemerintah dan masyarakat sekarang, Ketua Dewan Pimpinan Kabupaten Lembaga Investigasi Tindak Pidana Korupsi (DPK LI-TIPIKOR), Semmy Tuegeh SE mendesak DPRD dan BPMPD Minut untuk mengambil sikap tegas atas kesimpang siuran dinamika masyarakat dan pemerintah di Desa Lihunu itu.
“Kami sudah mengantongi bebrapa temuan penyimpasngan mantan kumtua itu. Tapi kami masih pulbaket, kemudian nanti akan membawa kasus itu keranah hokum,” ujar Tuegeh.

Ditambahkannya, tak lama lagi di Desa Lihunu akan dilangsungkan pemilihan kepala desa (pilkades). Sedangkan mantan kumtua itu sudah siap untuk kembali maju. “Disinilah DPRD dan BPMPD harus berperan aktif. Dalam pendaftaran calon nanti, kumtua incumbent harus memasukan laporan pertanggung jawabab semua alur keuangan yang masuk ke desa semasa kepemimpinannya. Kalau tidak, berarti calon itu tidak diperbolerhkan mendaftar,” tandasnya. (ADIT/FICKY)
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Redaksi | Layanan Iklan | Hubungi Kami
Copyright © 2013 - All Rights Reserved
Hosting by Manado Web Hosting Publikasi by Identitas Team
Kreasi by MWD