Iklan

Bupati Bantah Biaya Mahkota Ratu Gunakan Danah Hibah

Posted by jhon simbuang on Rabu, 23 Maret 2016

Manalip : “Dana Hibah Diperuntukan Untuk Kesenjangan Sosial”

Talaud, Identitasnews.com - Beredarnya isu-isu dan pemberitaan mengenai Mahkota ratu yang biasa dipakai  Bupati menggunakan dana hibah, dibantah keras oleh Bupati Sri Wahyumi Maria Manalip SE.
Menurut orang nomor satu di tanah Porodisa ini mengatakan, untuk mengeluarkan dana hibah ini tidak sembarang dan itu harus ada Surat Keputusan (SK) Bupati dan melalui mekanisme yang jelas.
 "Dana Hiba diperuntukan untuk kesenjangan sosial, orang-orang tidak mampu, pakir miskin dan itu tidak boleh diambil dari situ, tapi kok beredar pemberitaan bahwa Mahkota Ratu menggunakan dana hibah. Nah dari situ saja beritanya tidak benar, dan tokoh-tokoh adat tidak mempermasalakan hal itu karena itu menyangkut harga diri selaku pimpinan daerah", Aku Bupati yang dikenal  dengan sapaan SWM ini pada saat membuka kegiatan Musrembang, Rabu (23/3).

Dikatakannya, pembelian mahkota ratu ada proses tendernya dan melalui mekanisme yang jelas. " Anggarannya jelas, di dinas terkait yaitu dinas kebudayaan dan pariwisata mengenai pemberian dukungan gelar, pengadaan barang dan jasa itu ada, dan diserahkan kepada masyarakat. Mekanismenya karena pagu anggarannya melebihi 200 juta ya ada proses tendernya, bukan disuruh orang langsung beli saja, tidak seperti itu mekanismenya." tegas Manalip.

Meski diserang dengan isu-isu miring, Manalip terus mengajak seluruh Satuan Perangkat Daerah (SKPD) untuk tetap bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing. " lebih penting saat ini, kita semua fokus pada pekerjaan untuk kemajuan daerah ini, karena hal-hal yang diisukan itu adalah fitnah," kunci Manalip (Onal)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

21.00.00

0 komentar:

Posting Komentar