HUT SHS
Headlines News :
Home » » KEPERGOK WARGA PULAU BANGKA, PT MMP KEMBALI BEROPERASI PADAHAL SUDAH GUGUR DI- M A

KEPERGOK WARGA PULAU BANGKA, PT MMP KEMBALI BEROPERASI PADAHAL SUDAH GUGUR DI- M A

Written By jhon simbuang on Minggu, 20 Maret 2016 | 18.56.00

Haerani: "kami menganggap Ibu Vonnie adalah utusan TUHAN untuk melindungi kami di Pulau Bangka"

Airmadidi, Identitasnews.com – Hal mengejutkan terangkat ke permukaan dan harus menjadi bahan pertimbangan mendalam Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara dan Provinsi Sulawesi Utara, agar masyarakat empat (4) desa di Pulau Bangka bisa mendapatkan ketenangan.

Beberapa waktu lalu, wartawan menyambangi bangunan bekas milik PT Micgro Metal Perdana (MMP) di Pulau Bangka tepatnya ditengah perbatasan Desa Lihunu, Desa Kahuku dan Desa Ehe, sebab berdasarkan informasi warga, dilokasi itu sudah mulai ada pekerjaan.
“Karena sudah ada putusan resmi dar Mahkamah Agung bahwa PT MMP kalah dan harus ankgat kaki dari sini, saya kaget mendengar keterangan saudara-saudara disini bahwa mereka ssekarang mulai bekerja lagi,” tutur Jhon Haerani aktivis asal Desa Lihunu Minggu (20/3).

Alangkah kagetnya Haerani ketika mendapati di salah satu gudang besar, terparkir satu unit Dam-truk dan ada empat (4) orang pria asing sedang asyik bekerja menurunkan barang dari dam-truk itu.
“Saat wartawan memotret mereka dan saya bertanya pada salah satu dari mereka, dengan bahasa Indonesia terbata-bata, dia memarahi kami,” tuturnya.

Ke-empat pria itu ternyata pria asal Cina yang bekerja di PT MMP. Salah satu dari mereka tidak terima dipotret. Bahkan dengan suara kasar, ia maju dengan gaya hendak merampas ponsel milik wartawan dihadapan teman-temannya.
“Melihat gelagat tidak beres, saya membentak pria bernama Mr. Chu itu untuk tidak berlaku sewenang-wenang, sebab rekan saya ini wartawan,” kata Haerani.

 Mengetahui yang memotret mereka adalah seorang wartawan, Mr. Chu dan rekan-rekannya mendadak berubah menjadi ramah.”Dengan bahasa campur-campur, mereka ajak kami ke mess mereka untuk makan dan ambil rokok, tapi kami tidak bersedia mengingat kami hanya berdua, sedangkan mereka ada empat orang, dan bisa saja lebih dari itu jumlahnya di mess.

Jhon Haerani dan wartawan langsung balik arah meninggalkan empat pria Cina PT MMP masih beraktifitas.yang kebingungan dan nampak ketakutan itu. “Saya yang menyaksikan sendiri, bahwa PT MMP mulai beraktivitas lagi. Dan semua sudah tahu bahwa sudah ada putusan yang mana masyarakat menang atas mereka,” ujarnya.

Berdasarkan temuan itu, Jhon Haerani yang merupakan salah satu dari pejuang “Save Bangka Island” meminta Bupati Vonnie Aneke Panambunan untuk komitmen membela hak rakyat.
“Kami tidak percaya lagi kepada Pemprov Sulut sebab sudah ada informasi bahwa PT MMP sudah merapat ke Pemprov. Kami sekarang hanya berserah pada Ibu Bupati Minut saja, sebab kami menganggap Ibu Vonnie adalah utusan TUHAN untuk melindungi kami di Pulau Bangka,” seru Jhon dengan mata berkaca-kaca.

Dalam waktu dekat, lanjut Haerani, pihaknya akan menghubungi SLANK untuk member tahu bahwa diam-diam PT MMP asudah mulai beraktivitas di Pulau Bangka.
“Kami akan segera mnghubungi Mas Kakak SLANK memberitahu hal ini. Dan sekali lagi kami minta, PT MMP segera angkat kaki dari Pulau Bangka tercinta ini,” tandas Haerani.(Red)
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Redaksi | Layanan Iklan | Hubungi Kami
Copyright © 2013 - All Rights Reserved
Hosting by Manado Web Hosting Publikasi by Identitas Team
Kreasi by MWD