HUT SHS
Headlines News :
Home » » "Abrakadabra... Rp 362 Juta Sisa Dana Pilkada Minut Tahap 1... Tingggg"

"Abrakadabra... Rp 362 Juta Sisa Dana Pilkada Minut Tahap 1... Tingggg"

Written By jhon simbuang on Jumat, 25 Maret 2016 | 22.00.00

Eeeh...  Benarkah KPU Minut Bisa Sulap?


Airmadidi, Identitasnews.com - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Minahasa Utara (Minut) mulai jadi  sasaran cibiran para anggota DPRD Minahasa Utara gara-gara tidak transparan dalam penggunaan dana Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2015.

Pasalnya,  dalam laporan awal, Ketua KPUD Fredriek Sirap hanya melaporkan sisa dana Pilkada pada pencairan tahap II sebesar Rp1.380.569.887 dari total anggaran Rp 9,5 Miliar.
"Dana Rp1,3 miliar itu sudah kami pakai untuk kegiatan gugatan Pilkada pada Januari dan Februari sebesar Rp1,2 Miliar. Sisa anggaran yang ada hanya sekitar Rp100 juta," kata Sirap tenang.

Pernyataan Sirap sontak langsung dibantah Sekretaris Badan Pemeriksa Keuangan dan Barang Milik Daerah (BPKBMD) Minut Robby Latumeten karena tidak ingin di kambing hitamkan.

Menurut Latumeten, pada pencairan tahap I sebesar Rp 7 miliar, masih ada sisa anggaran sebesar Rp 262.869.487. Artinya, untuk dua termin pencairan ini, masih ada dana sisa sebesar Rp1.643.439.374.
"Kalau sudah digunakan sebesar Rp1,2 miliar, ada sisa anggaran sekitar Rp. 362 juta," jelas Latumeten.
Hal ini tentu saja menjadi sasaran empuk berbagai LSM yang mengkritisi masalah pemerintahan dan keuangan di Kabupaten Minahasa Utara.
"Ini so ada sulap dan perlu ditelusuri lebih mendalam," sindir Rinto Rahman Ketua LSM LAK-P2M Rabu (30/3)
Peristiwa ini membuat DPRD naik pitam. "KPUD sudah membohongi DPRD Minut karena tidak melaporkan sejak awal kalau ada anggaran sisa Rp400 juta. Tadi hanya melapor Rp100 juta," sembur Corneles.
Anggota fraksi PDIP Perjuangan tersebut pun mengkritisi kinerja Sekretaris KPUD Nestor Moleh yang diduga sengaja tidak melaporkan penggunaan tersebut secara utuh.
"Ini ada apa? Kenapa dilaporkan hanya sisa anggaran tahap kedua? KPUD sudah berbohong pada rapat dewan ini," timpal Corneles.
Sementara itu, Sekretaris KPUD Nestor Moleh saat dimintai konfirmasi mengaku telah salah dalam melaporkan penggunaan anggaran. "Saya mengira yang harus dilaporkan hanya anggaran pada termin kedua," kata Moleh berdiplomasi.(John)
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Redaksi | Layanan Iklan | Hubungi Kami
Copyright © 2013 - All Rights Reserved
Hosting by Manado Web Hosting Publikasi by Identitas Team
Kreasi by MWD