Iklan

ABG Pengkonsumsi Bunga Terompet Mulai Menjamur di Airmadidi

Posted by jhon simbuang on Minggu, 20 Maret 2016

Pemerintah dan Aparat Masih Cuek, Padahal Reaksinya Lebih Histeris Dari Mabuk Narkoba

Airmadidi, Identitasnews.com – Setelah aparat hokum dan pemerintah menegaskan perang terhadap NARKOBA karena barang-barang laknat tersebut dapat merusak masa depan anak bangsa, kini para orang tua kembali diresahkan oleh kehadiran penyakit masyarakat yang unik yaitu Bung Terompet.

Kalau bunga ini sudah lama tumbuh liar dan subur menjamur. Namun oleh masyarakat, tanaman ini hanya digunakan untuk penghijauan halaman maupun taman saja, mengingat bunga yang ada pada tanaman itu, sangatlah indah.
Dikota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Medan dan Makasar, tanaman bunga terompet sudah tak asing lagi di kalangan para pemuda-pemudi. Namun di Provinsi Sulawesi Utara, khususnya Kabupaten Minahasa Utara, di tahun 2015-2016, setelah di tahun 1990 mulai hilang
Akhirnya kembali bunga terompet ini menghangat khususnya dikalangan muda-mudi.
“Saya heran minggu lalu, pulang sekolah anak saya jadi seperti orang tidak waras,” kata salah satu orangtua murid asal Kelurahan Sarongsong Satu kepada wartawan Minggu (20/3).

Menurut wanita berinisial NP itu, ia begitu heran saat melihat puteranya yang duduk di Kelas 1 sebuah SMK, pulang sempoyongan seperti orang yang sudah terlalu banyak minum minuman keras.
“Masuk rumah, dia langsung jatuh terbaring di sofa. Saat saya tanya kenapa dia begitu apakah dia mabuk karena minum kinuman keras, dia menjawab lain dan jawabannya kacau sekali. Dua hari lamanya dia jadi Aneh – aneh, padahal anak saya tidak pernah begitu,” keluh sang ibu.

SM Salah satu orangtua murid asal Kelurahan Airmadidi Atas juga mengaku yang mana puteranya menghalami hal yang sama. “Anak saya jadi rupa orang gila, tanya lain jawab lain, bahkan dia duduk menyendiri bicara sendiri kadang-kadang menangis sampai dua hari,” ujar wanita beranak 3 itu.


Belakangan barulah salah satu orangtua murid mengaku bahwa anaknya beserta rekan-rekannya menjadi linglung begitu gara-gara telah mengkonsumsi Bunga Terompet.
“Dia mengaku, dia dan teman-temannya mencoba minum kopi yang didalamnya sudah ditaruh Bunga Terompet yang di iris-iris halus. Dan beberapa saat kemudian mereka tidak sadarkan diri walau mata mereka terbuka lebar,” jelasnya.

Hal itu tenutu saja membuat para orangtua lain menjadi ketakutan. Mereka tidak menyangka kalau bunga terompet bias membawa akibat buruk bagi anaknya.
“Lebih baik Bunga Terompet itu dimusnahkan saja daripada otak anak saya jadi rusak karenanya. Takutnya lagi, kalau sudah teler begitu dan anak saya bawa sepeda motor, bagaimana ya,” seru Ibu Stin warga Kelurahan Sarongsong Satu.

Kepada aparat dan pemerintah, dirinya meminta untuk memusnahkan bunga-bunga itu, dan mengeluarkan aturan hokum yang ketat agar anak-anak tidak berani main-main dengan bunga itu.
“Pemeritah dan polisi harus bertindak tegas membasmi dan mengeluarkan aturan ketat  agar anak-anak takut mengkonsumsi bunga terompet itu,” pintanya dengan wajah yang ketakutan.(Red)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

16.01.00

0 komentar:

Posting Komentar