HUT SHS
Headlines News :
Home » » TANAH LONGSOR DAN BANJIR DI JALAN TRANS SULAWESI BOLMONG ,KENDIS BUPATI BOLMUT TERJEBAK

TANAH LONGSOR DAN BANJIR DI JALAN TRANS SULAWESI BOLMONG ,KENDIS BUPATI BOLMUT TERJEBAK

Written By jhon simbuang on Rabu, 24 Februari 2016 | 05.21.00

BOLMONG ,Identitasnews.com – Setelah diguyur hujan dengan durasi waktu yang cukup lama 7 jam dengan itensitas yang cukup keras (22/02), ruas jalan Trasn Sulawesi mengalami kemacetan yang cukup panjang tepat pada jam 22.00 Wita tepatnya di Desa Sauk dan Desa Buntalo Kecamatan Lolak. Musababnya adalah Lonngsoran Bukit sepanjang kurang lebih 30 meter di Desa Sauk dan luapan air sungai setinggi satu setengah meter di Desa Buntalo.Alhasil kedua peristiwa alam tersebut menutup ruas jalan terpenting di pulau Sulawesi ini dan menyebabkan aktivitas warga terhenti, mulai dari kendaraan roda dua hingga kendaraan roda empat yang berkapasitas muatan berat baik yang berasal dari arah Gorontalo – Makasar dan dari arah Manado – Kotamobagu.

Informasi yang berhasil di himpun Identitasnews.com , (23/02) dari sumber terpencaya  bahwa peristiwa tersebut terjadi pada jam 10 malam. Dari penghujung Desa Sauk terdengar dentuman keras di barengi dengan getaran tanah yang membuat warga terbangun dari tidur lelapnya. Sekejap kemacetan panjang mewarnai ruas jalan jalan Trans Sulawesi.

Umar Van Gobel , Sangadi Desa Sauk kepada Identitasnews mengatakan bahwa dalam kerumunan kendaraan yang macet Mobnas DB 1  H ,Bupati Bolaang Mongongondow Utara , Depri Pontoh , turut terjebak . “Menurut ajudanya Bupati baru pulang dari Jakarta dan berusaha pulang karena harus mengikuti Musrembang Kecamatan Bintauna  tapi apa boleh buat , yang pasti musrembang kemungkinan akan ditunda “ tutur Sangadi Sauk.

Dilokasi kejadian Selasa (23/02) tampak Camat Lolak  , Yunius Mokoginta  ditemani Kapolsek dan Danramil Kecamatan Lolak di damping Sangadi Sauk ,Umar Van Gobel  dan beberapa awak media cetak dan online meninjau Tanah Longsor tersebut. Kepada Identitasnews  Camat Lolak mengatakan “ Tanah Longsor ini harus terus di waspadai di sepanjang jalur Trans Sulawesi karena di samping kanan dan kiri jalan banyak bukit-bukit terjal sepanjang musim penghujan ini. Siang ini petugas dan alat berat dari Dinas PU akan segera membersihkan gundukan tanah karena tadi malam baru sekedar inisiatif Sangadi dan warga Desa Sauk membersihkan sebagian pepohonan dan tanah untuk memudahkan kendaraan lewat apalagi tadi malam mobil dinas Bupati Bolmut terjebak di kemacetan panjang. Mudah-mudahan hari ini kan segera di bersihkan dan kita harus tetap waspada terhadap banjir dan longsor. “ ungkap Yunius Mokoginta mantan Ketua KPU Bolmong.

Lanjutnya pula “ Di beberapa titik terjadi juga musibah banjir , seperti di Desa Buntalo yang tergenang akibat luapan sungai bumbung hingga menutupi ruas jalan Trans Sulawesi , juga di Desa Pindol tepatnya di lokasi Waduk Lolak , terjadi banjir yang cukup keras sehingga menyebabkan pinggiran jembatan ambruk dan untuk sementara waktu jembatan belum dapat di lalui kendaraan roda empat. Pemerintah berharap situasi ini akan segera normal dan mari kita bergotong royong membenahi beberapa lokasi ini “ Tuitup Yunius Mokoginta ,Camat Lolak di aminkan Kapolsek dan Danramil Lolak “ (Yat )

Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Redaksi | Layanan Iklan | Hubungi Kami
Copyright © 2013 - All Rights Reserved
Hosting by Manado Web Hosting Publikasi by Identitas Team
Kreasi by MWD