Iklan

NELAYAN PHILIPINA KEMBALI TERDAMPAR DI TALAUD, MENUNGGU DIPULANGKAN

Posted by jhon simbuang on Senin, 29 Februari 2016

Talaud, IdentitasNews.com - Seorang warga asal Negara tetangga Philipina kembali terdampar di Kabupaten Talaud. Nelayan bernama lengkap ROMIL CABCA ini terinformasi berasal dari Mangagoi Malita, Mangagoi Blistik City.
Kejadian terdamparnya warga Philipina ini baru dapat diketahui Pemda Talaud, Jumat tanggal 26 Pebruari 2016 berdasarkan laporan Camat Gemeh via telepon seluler. Ditemui diruang kerjanya, Kepala Badan (Kaban) Kesbang-pol Abner Edam menjelaskan, setelah mendapat laporan dari camat Gemeh langsung membentuk Tim Investigasi dan melaporkan hal itu ke ASS I serta langsung menuju ke kecamatan Gemeh di Desa Bambung guna melakukan Investigasi pada Nelayan asal philipina tersebut.
"Saat menggali keterangan dari saudara Romil Cabca, kami sedikit kesulitan karna dia tidak tahu berbahasa Inggris dan Tagalog. Yang dia bisa hanya Bahasi VICAYA, jadi kami terpaksa mencari orang yang bisa berbahasa itu dan berhasil karena ibu Maarisit-Ansar,"tutur Edam,
Dari hasil keterangan yang dgali pemerintah, melayan Filiphina itu pada tanggal 10 Februari 2016 korban dan 4 (empat) orang turun melaut pada subuh hari. Sementara memancing ikan, tiba-tiba cuaca berubah gelap dan disertai turunya hujan dan ombak membesar.
Akibat hal ini, jarak pandang mereka terhalang dan tanpa dia sadari dirinya mulai terpisah dari rekan-rekanya. Menyadari sudah keteter dari rombongan, dia mencoba menghidupkan mesin pambutnya dan menjalankanya dengan harapan bisa kembali ke Philipina.
Namun hal itu tidak kesampaian karena BBM-nya habis. Alhasil, pria malang itu terombang-ambing dilaut selama 7(tujuh) hari dan pasrah pada keadaan. Untunglah pada hari yang ke 8 (delapan) yang bersangkutan ditemukan oleh seorang nelayan lokal asal Bambung Kecamatan Gemeh dalam keadaan tertidur dan kelaparan.
"Jadi nelayan Filiphina ini ditemukan dalam keadaan tertidur dan lemas oleh saudara Rusli Alaminti diwilayah laut Kecamatan Gemeh dengan kondisi lemas. Alaminti langsung ke Bambung guna memberikan pertolongan kepada yang bersangkutan, "ujar Edam.
Guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, lanjut Kaban,  Pemda Talaud dalam hal ini Kesbang-pol pada tanggal 29 pebruari 2016 menkomunikasikan dengan Kapolsek Gemeh dan Camat Gemeh untuk membawa Romil Cabca ke Polres Talaud di BAP, mengingat korban sudah sebelas hari berada di desa bambung.
"Dari hasil peristiwa ini akan dikomunikasikan kepada Bupati Talaud SRI WAHYUMI MARIA MANALIP SE dalam bentuk laporan untuk mendapat petunjuk dan tindakan guna pemulangan yang bersangkutan dari Talaud ke Fhilipina melalui Konjen Fhilipina di Manado,"tutup Edam.(Ronal)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

20.30.00

0 komentar:

Posting Komentar