HUT SHS
Headlines News :
Home » » Komisi III DPRD Minsel, Hearing Dikpora Terkait Pemotongan BSM

Komisi III DPRD Minsel, Hearing Dikpora Terkait Pemotongan BSM

Written By jhon simbuang on Rabu, 10 Februari 2016 | 21.30.00

Amurang, Identitasnews.com - Rapat Dengan Pendapat Umum (RDPU) Komisi III Bidang Kesejahteraan Rakyat DPRD Minahasa Selatan dengan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Minsel, serta UPTD Kecamatan Sinonsayang dan pihak SMAN 1 Sinonsayang, terungkap.

Dimana, dari hasil hearing tersebut terungkap setelah sejumlah siswa penerima BSM/PIP menjelaskan secara detail apa yang terjadi dari Bantuan Siswa Miskin (BSM) atau saat ini disebut Program Indonesia Pinter (PIP) tersebut. Hanya saja, dibalik dugaan pemotongan tidak diketahui Kepala SMAN 1 Sinonsayang, Lusye Rugian, S.Pd tetapi oknum Kepsek tetap menerima sumbangan dari siswa penerima BSM/PIP.

Menariknya lagi, Ketua Komisi III Bidang Kesejahteraan Rakyat, Toar Keintjem, S.Pi menjelaskan, bahwa herannya lagi kenapa BSM/PIP tidak diketahui pihak sekolah sebelumnya. ‘’Kenapa justru, siswa sendiri yang mengetahui dan menyampaikan kepada pihak sekolah. Para siswa sendiri mendapat pemberitahuan dari pihak bank. Harusnya, baik sekolah maupun Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Minsel juga tahu soal hal diatas. Namun ternyata, hal diatas sama sekali tidak diketahui. Akibatnya, terjadilah hal seperti diatas,’’tanya Keintjem yang dibenarkan anggota komisi III lainnya, Billy J Regar, S.Sos, Meify Karuh, SH dan Harianto Suratinojo, Jerry W Pangkey dan Elvis Kodongan.
Dijelaskan Keintjem, bahwa komisi III memiliki data akurat tentang penerima BSM atau PIP. Jadi, berharap baik siswa dan sekolah berterus terang dengan hal diatas. Kalau tidak, maka pihaknya akan mengeluarkan rekomendasi untuk melapor ke pihak penegak hukum. Sebab, kasus ini sudah masuk unsur pidana.
‘’Oleh sebab itu, saya berharap baik kepala SMAN 1 Sinonsayang, Lusye Rugian, S.Pd staf guru dan siswa penerima BSM/PIP berterus terang. Bila tidak berterus terang, maka jangan salahkan kami (komisi III, red) bila kasus ini sudah mengarah ke rana hukum,’’ katan Toar dari Fraksi Demokrat.

Sementara itu, Billy J Regar, S.Sos anggota Komisi III lainnya mengungkapkan, bahwa baik Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga serta pihak sekolah harus tahu aturan terkait dengan hal ini. ‘’Bahwa, ada kesan menyimpang dan SKPD yang dipimpin Ollyvia K Lumi, SSTP, M.Si serta kepala SMAN 1 Sinonsayang Lusye Rugian, S.Pd tidak tahu aturan yang berlaku. Kenapa saya katakan demikian, karena memang aturan yang sudah ada di dunia maya pun tidak dibaca atau lainnya,’’tegas Regar dari Fraksi Ampera yang juga Ketua DPC Partai Hanura Minsel ini.
Senada dikatakan Harianto Suratinojo dan Elvis Kodongan, bahwa kasus ini tidak bisa didiamkan. ‘’Harus diberi rekomendasi, karena memang sudah jelas siapa pelakunya. Ada oknum guru yang menskenariokan tanpa diketahui sebab dan akibat oleh pihak sekolah sendiri. Artinya kita sebagai mitra kerja Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga harus mencari solusi persoalan ini. Kalau perlu, siapapun dia oknum guru, sanksinya harus dipecat,’’beber keduanya.

Menariknya, Kepala SMAN 1 Sinonsayang, Lusye Rugian, S.Pd saat menjelaskan dihadapan komisi III banyak bersumpah dengan matanya mengeluarkan air. ‘’Jujur, bahwa masalah ini sebagai kepala sekolah tidak tahu. Bahkan, saya bingung beberapa siswa menyerahkan amplop kepadanya. Tetapi, saya katakan bahwa ternyata ada oknum guru yang melakukan sewenang-wenang, akibatnya saya sebagai kepala sekolah terbawah dengan masalah ini,’’jelasnya.
Sedangkan penjelasan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Minsel, Ollyvia K Lumi, SSTP, M.Si bahwa kasus ini sama sekali tidak diketahui. ‘’Pun, bila rekomendasi komisi III menganjurkan harus ada sanksi tegas berupa pemecatan kepada oknum guru JM alias Jenny. Maka, pihaknya pun menyanggupinya. Sebab, oknum guru JM alias Jenny tersebut hanyalah tenaga honorer.
Namun, oknum guru JM tersebut yang menjadikan masalah ini ramai dibicarakan warga. Selain itu, akan ada sanksi bagi pengelola BSM/PIP bila terbukti menyalahi aturan. Kalau perlu dipecat siapapun oknum guru tersebut,’’pungkas Lumi.(Meyvo Rumengan)
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Redaksi | Layanan Iklan | Hubungi Kami
Copyright © 2013 - All Rights Reserved
Hosting by Manado Web Hosting Publikasi by Identitas Team
Kreasi by MWD