Iklan

Heboh di BMR, 2016 Pemred Identitasnews.com Diganti...

Posted by jhon simbuang on Rabu, 03 Februari 2016

Simbuang: “Anggap Saja Radio China ... Emangnya mengambil alih jabatan itu semudah beli permen di warung”


Manado, Identitasnews.com – Hari demi hari, industry media kian menjamur sehingga tak sedikit pula perusahaan yang bergerak dibidang jasa pemberitaan seperti radio, televise, Koran maupun media online harus tumbang alias memilih beralih ke bisnis lain saja. Akan tetapi, saking kian besarnya animo pembaca, tak pelak, mwdia-media lain-pun teus bermunculan dimana-mana.

Tak terkecuali media online www.identitasnews.com (media online ini red-), walau tampil sederhana, ternyata media online ini cukup ramai dikunjungi pembaca, saking praktis dan gratis untuk membaca pemberitaan yang disajikan para wartawan didalamnya.
Untuk memantau perkembangan media, tak jarang awak media www.identitasnews.com melakukan kunjungan di daerah kabupaten – kota untuk melihat serta mempelajari apa yang belum dan harus dilakukan redaksi demi memperbesar media online kebanggaan masyarakat Provinsi Sulawesi Utara ini.
Beberapa waktu silam, redaksi media ini turun ke daerah Bolaang Mongondow (Bolmong), melakukan pemantauan. Tim yang turun lengkap ini cukup terkesima saat mendapati ternyata media online ini cukup terkenal di kalangan masyarakat negeri Fajar Bulawan (Bolmong) tersebut.
“Selain gampang membukanya, media online ini berita yang tersaji didalamnya begit lugas, apa adanya, dan lebih berpihak ke kemasyarakatan,” kata I Wayan Dhana warga Kembang Mertha Kecamatan Dumoga Bolmong.
Ketenaran media disuatu daerah merupakan sebuah kebanggaan tersendiri yang diperoeh tim jajaran redaksi saat itu. Kendati jarak tempuh antara Kota Manado ke Kota Kotamobagu kurang lebih 180 km, namun rasa puas dan bangga mampu menghapus kelelahan tim redaksi.

Akan tetapi, seperti bunyi pepatah “Semakin tinggi sebuah pohon, maka semakin kencang pula angin menerpa pohon itu”. Dibalik namanya mulai ramai dibicarakan, ternyata ada riak-riak cukup mengesalkan masuk ke jajaran redaksi www.identitasnews.com khususnya di wilayah Bolaang mongondow Raya (Bolmora).
“Sudah heboh di bolmora yang mana bulan Januari 2016, jabatan pemimpin redaksi media online www.identitasnews.com akan jatuh ketangan orang sini,” beber seorang wartawan disalah satu rumah kopi di Kotamobagu.
Waktu terus berjalan, isu internal itu kian hari kian menghebohkan. Puncaknya Selasa (2/2) sekira pukul 15.00 witta, John B R Simbuang Pemimpin Redaksi (Pemred) www.identitasnews.com akhirnya angkat bicara.
Menurut Simbuang, hal seperti itu tidak perlu dipermasalahkan. Pasalnya Simbuang menganggap penebar isu itu malah sudah berjasa untuk www.identitasnews.com. “Kenapa kita harus marah dan tersinggung, dengan perbuatannya itu, tanpa dia sadar dia justeru sudah mendongkrak popularitas media kita ini,” katanya.
Simbuang mengaku sudah mendengar informasi itu. Bahkan ia sendiri sudah tahu siapa oknum dibalik semua itu, namun ia memilih untuk masa bodoh dan menganggap isu itu bagai siaranRadio China saja.
“Sama saja dengan kita mendengar siaran Radio China, sementara kita sendiri tidak mengerti Bahasa China, apa kita enak mengikutinya. Masa bodoh saja agar kita tidak ikut-ikutan jadi orang bodoh, masih banyak pekerjaan bermanfaat harus kita hadapi untuk memenuhi keinginan para pengunjung media kita, kenapa mau repot-repot dengan yang tidak jelas,” timpal Simbuang.

Perlu diketahi bersama, tambah John Simbuang, selain media online www.identitasnews.com, di Sulut juga ada Tabloid Mingguan IDENTITAS, kedua mendia ini memang memiliki latar belakang sama, namun tidak ada hubungan dalam mekanisme.
“Ada kesamaan, ada hubungan, tapi tidak ada urusan didalam mekanisme, kalau media saya media online, sedangkan yang lainnya, saya kurang tahu sebab saya tidak suka mengaku-ngaku milik orang lain sebagai milik saya,” sembur pria berdarah Mongondow-Tonsea (Minut) itu.

Berbicara pergantian jabatan, lanjut Simbuang, bukanlah semudah membalik telapak tangan atau membeli permen di warung. “Kalau si penebar isu itu cerdas dan berwawasan luas, dia pasti malu ngomong begitu. Emangnya mengambil alih jabatan itu semudah beli permen di warung, MoU saja, kita harus lewat Notaris, belum lagi hal-hal lain seperti Akta dan dokumen lainnya. Katanya Januari 2016 jabatan Pemred sudah ditangan dia, kan ini sudah Februari. Ini saja sudah memalukan diri sendiri. Lebih baik mari kita kerja untuk kian membesarkan media ini demi memuaskan para pembaca,” tandas John Simbuang sembari memperlihatkan Akta Notaris atasn nama dirinya.(Meikel/Ficky)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

05.43.00

0 komentar:

Posting Komentar