Iklan

DPO 351 Diringkus Tim Tindak Polsek Likupang di Pinokalan

Posted by jhon simbuang on Jumat, 05 Februari 2016

Saguh: "Tim Tindak Polsek Likupang dibentuk untuk mengurangi angka kriminal baru 5 (lima) hari lalu"

Airmadidi, Identitasnews.com – ‘Sepandai-pandainya tupai melompat, suatu kali kelak akan jutuh juga’. Itulah pepatah yang tepat dikenakan pada Riksel Pontonuwu (32) warga Desa Likupang Satu Kecamatan Likupang Timur Minut.
Setelah hampir dua (2) bulan lamanya masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) terkait kasus Penganiayaan terhadap korban Ridel Tamaka (20), akhirnya tersangka berhasil ditangakap oleh Tim Tindak Polsek Likupang Jumat (05/2) sekitar pukul 20.00 witta.
Perlu kita ketahui bersama, Riksel Pantonuwu  pada 25 Desember 2015 silam telah menganiaya pemuda Ridel Tamaka (20) pukul 19.00 atau jam 7 malam.
Dari pengakuan Tersangka kepada aparat, ia telah menganiaya korban dengan menusuk perut korban sebanyak satu tikaman memakai sebilau pisau. Tak perduli dengan keadaan korban, malam itu juga tersangka segera melarikan diri, sampai akhirnya ia ditangkap Tim Tindak Polsek Likupang.
Kapolsek Likupang AKP Saguh Rianto ketika ditemui wartawan di ruang Reskrim, membenarkan penangkapan itu. “Tersangka berhasil ditangkap Tim Tindak dan sudah diamankan diruang tahanan Polsek Likupang, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” kata perwira yang pernah menjabat Kasat Narkoba Polres Minut itu.
Adapun kronologi kejadian penganiayaan itu, menurut Kapolsek, adalah sebagai berikut. Pada hari Jumat 25 Desember 2015 jam 18.20, tersangka sedang cek-cok dengan  hugel tersangka, di dekat rumah korban.
“Karena merasa terganggu, korban menegur tersangka, kyapa  ngana rebut-ribut disini dang, kong ngana kwa orang mana. Dijawab korban ia hanya pendatang. Saat itu Tersangka membuka jok motor, mengambil pisau dan ditikamkan ke korban dibagian perut,” urai Saguh.
Sadar bahwa sudah terlanjur berbuat, lanjut Saguh, Tsk langsung melarikan diri saat itu juga dan ditangkap di Kelurahan Pinokalan Kodya Bitung.
“Sedangkan oleh warga, korban langsung dilarikan ke RS Prof Kandouw  Malalayang,” jelas Kapolsek Likupang.

Menindak lanjuti program Kapolri dalam pempertajam kinerja Anggota Polisi, lanjut Saguh, ia telah membentuk tim khusus dari badan Reskrim untuk menjadi bagian pungkasan kinerja aparat di wilayah hukumnya.
“Tim ini dibentuk untuk mengurangi angka kriminal dengan nama Tim Tindak Polsek Likupang baru 5 (lima) hari lalu, dipimpinan Bribka  Selix Mangaronda dengan dua (2) anggotanya yaitu Brigadir Ficky Mantiri dan Brigadir Hendr Saraung,” jelas Saguh.
Atas perbuatan tersangka, maka apparat menetapkan tersangak dengan Pasal 351ayat 2, tentang Penganiayaan  yang membuat korban alami luka. “Tersangka bakal dikenai kurungan badan (penjara) maksimal hukuman 5 tahun keatas,” tandas Saguh.(MEIKEL W)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

22.00.00

0 komentar:

Posting Komentar