HUT SHS
Headlines News :
Home » » Anggota DPRD Minsel Pertanyakan Musrembang di Tingkat Desa dan Kecamatan

Anggota DPRD Minsel Pertanyakan Musrembang di Tingkat Desa dan Kecamatan

Written By jhon simbuang on Selasa, 16 Februari 2016 | 21.00.00

Amurang, Identitasnews - Anggota DPRD Minahasa Selatan, Welly Liwe mempertanyakan pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang).
Pasalnya, Musrenbang tingkat desa sebagian besar tidak melaksanakannya. Tetapi, ternyata Musrenbang tingkat kecamatan langsung digelar.
‘’Sesuai UU No.24 tahun 2004, seharusnya Musrenbang digelar ditingkat desa/kelurahan. Setelah itu, dilanjutkan ketingkat kecamatan dan seterusnya ketingkat kabupaten/kota. Makanya, hasil Musrenbang tingkat kecamatan dan Kabupaten tidak sesuai lantaran banyak aspirasi atau kebutuhan masyarakat tidak didengar,’’tanya Liwe, kepada media ini belum lama.

Menurut Liwe, Musrenbang seharusnya jangan asal jadi. Bukan hanya sekedar seremoni belaka. Pihaknya dapati, bahwa Musrenbang dilaksananan tidak sesuai peruntukan serta aspirasi warga tidak didengar.
‘’Parahnya, tidak didengar langsung dilaksanakan Musrenbang tingkat kecamatan. Jadi, saya pribadi kalau hal diatas masih terjadi dan dilakukan terus menerus, bahwa program Presiden Joko Widodo (Jokowi, red) yaitu Nawa Cita tidak akan berjalan dengan baik,’’tegas mantan Hukum Tua Desa Ranoiapo Kecamatan Ranoyapo ini.
Dikatakan politisi Partai Gerindra ini, kami pertanyakan keseriusan pelaksanaan Musrenbang yang sementara berjalan. Kalau tidak melewati tingkat desa/kelurahan, kami khawatir program Pemerintahan Jokowi yang ingin membangun dengan metode bottom up tidak terlaksana.
                                                                                                                     
‘’Musrenbangdes sangat penting sekali. Apalagi, saat ini Dana Desa (Dandes) sangat besar diterima desa. Karenanya, Liwe tegaskan Musrenbang harus dilaksanakan lebih dulu ditingkat desa. Baru selanjutnya ke tingkat kecamatan. Sesuai informasi, dari 167 desa dan 10 kelurahan, banyak sekali desa dan kelurahan tidak melaksanakan Musrenbangdesa. Maka dari itu, sebagai anggota DPRD Minsel akan mengkritisi hal diatas.

Informasi yang dirangkum media ini, sejumlah desa di Kecamatan Amurang, Amurang Timur, Amurang Barat, Motoling, Motoling Barat, Motoling Timur dan beberapa kecamatan tidak melaksanakan Musrenbangdes. Ini akan berdampak pada penggunaan Dana Desa dari APBN berjalan.(Meyvo Rumengan)
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Redaksi | Layanan Iklan | Hubungi Kami
Copyright © 2013 - All Rights Reserved
Hosting by Manado Web Hosting Publikasi by Identitas Team
Kreasi by MWD