Iklan

TRISULA SAKTI SULUT GELAR LATIHAN BERSAMA di TANJUNG MERAH

Posted by jhon simbuang on Senin, 25 Januari 2016

Deho dan Kepala Tuna Bakar Colo Dabu-dabu Sajian Cabang Persiapan Aertembaga, Begitu Nikmat


Bitung, Identitasnews.com – Organisasi Olahraga Beladiri Tenaga Dalam berlatar belakang Rohani yang sangat popular di kalangan Masyarakat Indonesia Timur yaitu TRISULA SAKTI SULUT (TSS), kian hari kian besar dengan jumlah anggota mencapai ribuan orang, semakin diminati berbagai kalangan.

Selain memilikki beberapa cabang kepengurusan dibawah Kerukunan Keluarga Besar (KKB), dibeberapa kabupaten/kota, TSS juga telah menyebar ke seantero Indonesia Timur bahkan Kalimantan Raya.

Sebut saja TSS Cabang Sangata dan Cabang Balikpapan. Kedua wilayah di Pulau Borneo (Kalimantan) tersebut telah memiliki ratusan anggota yang bukan hanya berasal dari Sulawesi Utara saja, namun dari beberapa daerah lain seperti Toraja, Kalimantan, bahkan Jawa dan Sumatera. Di Papua ada Cabang Timika dan Tembaga Pura.
Di Provinsi Sulawesi Utara sendiri yang merupakan basis daripada ilmu tenaga dalam dari aliran putih ini, kian hari kian besar dengan puluhan cabang yang cukup banyak disebut satu persatu.
Minggu (24/1), sekitar pukul 12:00 witta, sekitar seratusan Anggota TRISULA SAKTI SULUT (TSS) dari beberapa cabang, menggelar latihan bersama di Pantai Tanjung Merah Bitung.
Adapun cabang-cabang yang hadir antara lain, Cabang Persiapan Aertembaga Bitung, Cabang Matuari, Cabang Persiapan MAWALILA, Cabang Kauditan, Cabang Persiapan Minut 7 (Airmadidi), Cabang Tanggari, Cabang Minut 2, Cabang Manado 2, Manado 3, bahkan Cabang Persiapan Minahasa Selatan.
Latihan bersama yang dikomandani Liong -Ang Ketua Cabang Manado 2, diawali dengan Ibadah singkay berupa Doa bersama, dipimpin John Simbuang Ketua Cabang Persiapan Minut 7 (Airmadidi).

Selanjutnya senam bersama, dipimpin Ketua Cabang Tanggari Max Kaunang dan Ketua Cabang Minut 2, Yoppi Manopo.
“Latihan bersama ini bertujuan menjalin silaturahmi dan kebersamaan antar sesama Anggota TRISULA SAKTI SULUT.,” kata Liong- Ang.

Dengan adanya kebersamaan ini, lanjut Liong, semua Anggota TSS bisa kenal lebih dekat antara satu sama lainnya. “Selain itu kita juga bisa membuat keseragaman dalam cara melakukan senam dan bisa saling sharing tentang pemahaman sesuai tingkatan masing-masing. Ilmu yang telah kita miliki ini bukan ilmu untuk gagah-gagahan dan tidak ada anngota maupun cabang yang istimewa. Semua sama, jadi kita tidak boleh takabur dan tinggi hati antara sesame anggota TSS, maupun dalam bermasyarakat sesuai pesan Guru Besar kita,” tandasnya.
Usai melakukan senam bersama sesuai tingkatan masing-masing, seperti biasa para hadirin dihibur dengan suguhan atraksi berupa praktik pengolahan tenaga dalam dengan aneka peralatansehingga suasana begitu ramai.
Sekitar dua (2) jam atraksi berlangsung, pada pukul 16:00 Witta, latihan dan atraksi bersama, dihentikan karena Cabang Persiapan Aertembaga Bitung telah menyediakan konsumsi untuk para hadirin.
Sebelum santap bersama, berkumandanglah Lagu Mars TRISULA SAKTI SULUT yakni “Alangkah Bahagianya Hidup Rukun Dan Damai”, diikuti Doa Penutup dipimpin Ketua Cabang Tanggari, Max Kaunang.
Ikan Bakar Tuna, Deho dan Malalugis dipadu Kangkung  bunga Pepaya dan Kangkung Cah kian nikmat saat disantap denag Ubi Kayu Rebus dan Dabu-dabu Lemong buah karya Cabang Aertembaga.
“Inilah persaudaraan, semoga kedepan nanti kiita kian solid dan kian bertambah banyak demi TANAH Minahasa Raya dan Negara Tercinta, Republik Indonesia,” tutup Yoppi Manopo.(FICKY)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

00.52.00

0 komentar:

Posting Komentar