HUT SHS
Headlines News :
Home » » Diduga Stress Sakit, Cemburu, Nong Tikam Isteri Lalu Bunuh Diri

Diduga Stress Sakit, Cemburu, Nong Tikam Isteri Lalu Bunuh Diri

Written By jhon simbuang on Sabtu, 02 Januari 2016 | 23.32.00

Pelaku Tewas Ditempat, Isteri Wafat di Rumah Sakit Akibat Kehabisan Darah



Airmadidi, Identitasnews.com - Entah kenapa, biduk rumah tangga yang dibangun selama tigapuluh tahun lebih oleh Nong Tan dan isteri Yenni Sinambow, harus berakhir mengenaskan setelah keduanya ditemukan warga, sama-sama bersimbah darah. Kalau sang suami ditemukan sudah tak bernyawa, isterinya dalam keadaan sekarat.
Sabtu (02/1), Nong Tan (55) pria berdarah Tionghoa yang dikenal begitu rukun dalam rumah tangganya, harus membunuh isterinya Yenni Sinambow (51) dengan senjata tajam jenis pisau dapur ukuran besar.
Hari naas itu, ketenangan warga Kelurahan Airmadidi Atas Lingkungan VII, Kecamatan Airmadidi Minut khususnya warga sekitar (Lorong Masjid) sekira pukul 15:30 witta dihebohkan oleh teriakan minta tolong seorang perempuan dengan lantang dan histeris.
Yohanis Nelwan tetangga korban dan beberapa warga lain segera berlarian mendatangi rumah sumber suara tersebut. "Kami telah siap dengan kayu dan batu, sebab kami kira teriakan itu karena ada pencurian,"tuturnya. 

Ternyata, lanjut Nelwan, suara teriakan itu berasal dari Yenni Sinambow (51). "Yenni berteriak minta tolong karena didalam rumah, dia telah terkapar dilantai mandi darah karena dada dan bahunya sudah ada luka," beber warga lainnya.
Beberapa saat kemudian, beberapa anggota polisi tiba di TKP, langsung menggedor pintu bersama warga dan menemukan Nong sudah tak bernyawa telentang ditempat tidur dalam kamarnya dengan sebilah pisau menancap diantara perut dan dadanya.
Sedangkan isterinya Yenni ditemukan terkulai lemas karena bahu dan dadanya berlubang sehingga darah menyemprot dari liang luka akibat tusukan pisau tersebut. 
Oleh aparat dan warga, keduanya langsung dilarikan kerumah sakit untuk mendapat pertolongan walau Nong sudah tak bernyawa.
Namun sangat disayangkan, sekitar pukul 18:00 witta, keluarga mendapat informasi, bahwa nyawa Yenni Sinambow tak tertolong lagi, dan tewas dirumah sakitat kehabisan darah.

Kasat Reskrim AKP Coustantine Samuri SE didampingi Kanit Reskrim Brigadir Deddy Donsu SH dan beberapa anggota Reskrim serta Intelkam Polres Minut dan Polsek Airmadidi, langsung menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Kapolres Minahasa Utara melalui Kasa Reskrim AKP C Samuri didampingi Kanit Reskrim Brigadir Deddy Donsu, usai menggelar olah TKP mengatakan, peristiwa ini adalah murni pertengkaran berakhir pembunuhan. "Tidak ada satupun saksi resmi yang bisa menerangkan penyebab pertengkaran antara suami - isteri itu. Kami menyimpulkan tidak ada orang lain waktu kejadian. Jadi, kejadian ini murni pertengkaran yang berujung pada penikaman. Dan keduanya tewas akibat luka tikaman," beber Kasat. 

Selain itu, tambah AKP C Samuri, dari hasil rekaman yang sempat diambil aparat, sesuai pengakuan korban (Yenni red-), ia ditikam suaminya sendiri.  "Kesimpulan akhir kami, dalam kejadian itu tersangkanya adalah suami dari korban, juga sekaligus menjadi korban (pelaku merangkap korban)," tutup Samuri.
Oleh pihak keluarga, kedua jenasah diminta tidak usah di outopsi lagi dan segera disemayamkan untuk proses pemakaman besok. “Semua kan sudah jelas, jadi kami rasa tidak usah di outopsi lagi, Lebih baik keduanya dikembalikan saja untuk kami makamkan besok,” pinta Kress Kilapong kakak ipar korban. (John) 
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Redaksi | Layanan Iklan | Hubungi Kami
Copyright © 2013 - All Rights Reserved
Hosting by Manado Web Hosting Publikasi by Identitas Team
Kreasi by MWD