HUT SHS
Headlines News :
Home » » Wanita Desa Ensem Ditemukan Tewas, Diduga Sempat Konsumsi Miras

Wanita Desa Ensem Ditemukan Tewas, Diduga Sempat Konsumsi Miras

Written By jhon simbuang on Kamis, 08 Oktober 2015 | 11.04.00

Ontorael;  "ini murni bunuh diri"

Talaud, Identitasnews.com - Masyarakat Desa Ensem Kecamatan Essang Selatan Kabupaten Kepulauan Talaud, pada pukul.12:00 wita digegerkan oleh tindakan nekad seorang wanita berusia 20 tahun.
Wanita beranak satu ini rela mengahkiri hidupnya dengan cara gantung diri mengunakan tali nilon yang diambil korban ditempat ayunan bayi, kemudian mengikatkanya pada balok didalam kamar.
Korban yang bernama lengkap Anastasya Tamawiwy (20) pertama kali ditemukan dalam keadaan mengantung pada seutas tali nilon oleh nenek korban Dorlina Tamawiwy, bersama ibu korban yang tanpa berpikir panjang lagi, langsung melakukan tindakan penyelamatan dengan cara memotong tali nilon yang melilit dileher korban, memakai sebilah pisau.
Keluarga juga segera menghubungi petugas kesehatan serta anggota Polsek Rural Essang. Ditemui Identitasnews.com diruang kerjanya (polsek essang.red) Kapolsek Essang melalui Kanit Reskrim Brigadir Amri Ontorael menjelaskan, sesuai olah TKP yang dilakukan oleh Anggota Polsek Essang BETUL korban bernama Anastasya Tamawiwy, kejadian itu murni bunuh diri. Tindakan bunuh diri korban kuat dugaan adalah dengan memakai seutas tali nilon yang diambil korban pada malam itu, di tempat tidur anak korban yang berumur dua tahun.
"Sebelum mengahkiri hidupnya, korban berinisial AT bersama teman-temanya sempat jalan-jalan dan mengkomsumsi minuman keras jenis SO di Desa Kuma, " jelas Ontorael.
Ditemui ditempat terpisah Kapolsek Rural Essang Ipda Hibor Tandea mengatakan, dari hasil olah TKP dan keterangan dari beberapa saksi yang ada, tindakan nekat korban ini murni bunuh diri.
"Kami dari polsek Essang mencoba berkoordinasi dengan keluarga korban untuk dilakukan outopsi, tapi keluarga korban menolak untuk dilakukan outopsi. Namun berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan terhadap tubuh korban, aparat tidak menemukan adanya tindak kekerasan sehingga dapat disimpulkan ini murni bunuh diri dengan jalan menjerat lehernya dengan seutas tali nilon,"beber Tandea ramah.
Kejadian seperti ini, menurut analisa dr. Ruben Susetyo seorang pakar phsykologi lulusan salah satu universitas ternama di Amerika Serikat, merupakan runtutan dari masa transisi jiwa muda, terseret dalam pergaulan bebas sehingga terjadi kesepakatan mengkonsumsi minuman keras.
"Berada pada posisi pengaruh alcohol, bisa saja korban berhalusinasi, lahir rasa bersalah karena pernah menjalani kenangan buruk di masa lalu, menari-nari dalam pikiran sehingga korban terdesak sampai pada keputusan mengakhiri hidup, " kata pria yang kesehariannya mengajar di salah satu sekolah tringgi di Manado.
Atas kejadian yang menimpa wanita AT , Kapolsek Rural Essang Ipda Hibor Tandea menghimbau agar para orang Tua selalu mengawasi anak-anaknya jangan sampai terjrumus pada kegiatan-kegiatan yang tidak baik pada anak itu sendiri.
"Perhatian orang tua itu sangat diperlukan dalam tumbuh kembang anak itu sendiri dan jauhkan anak-anak kita dari MIRAS dan NARKOBA, "ajaknya.(Onal)
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Redaksi | Layanan Iklan | Hubungi Kami
Copyright © 2013 - All Rights Reserved
Hosting by Manado Web Hosting Publikasi by Identitas Team
Kreasi by MWD