Iklan

TRAGEDI INUL VISTA, MANAJEMEN SEOLAH LEMPAR TANGGUNGJAWAB

Posted by jhon simbuang on Rabu, 28 Oktober 2015

Manado, Identitasnews.com – Peristiwa kebakaran Karaoke Inul Vista yang memakan korban nyawa 12 orang  minggu (15/10) sehingga menggemparkan sampai keseluruh pelosok Indonesia, ternyata tidak membuat pihak manajemen merasa bersalah.

Bahkan, pihak managemen pengelola tempat karoeke itu nyata-nyata tidak mau membangun komunikasi baik dengan pihak pemerintah, aparat hukum, apalagi wartawan, terkait tragedi tersebut.
Hal ini tentu saja akan berbuntut panjang, sebab seperti janji Kapolda Sulut dan Kapolresta Manado, bahwa aparat akan mendalami penyebab kebakaran itu, dan jika manajemen INUL VISTA ternyata tidak memenuhi kriteria safetty, pasti akan berurusan dengan hukum.
Belum berurusan dengan pemerintah dan aparat terkait kebakaran yang merenggut nyawa 12 orang, kini INUL VISTA bakal berhadapan dengan masalah baru. Pasalnya, beberapa saat lalu, ada desas- desus yang mana tempat karoeke ini tidak memiliki izin SOP. Dan hal ini lambat tapi pasti, tetap akan ditemukan poleh aparat hukum.
Herman Kamal Direktur Inul Vista selasa (27/10) mengatakan, musibah yang terjadi tidak diiginkan oleh pihak mereka.
Bahkan, dengan enteng dirinya membantah kalau tempat karoeke Inul Vista tidak memeliki izin.
"Kami tidak menginginkan terjadi bencana itu. Kalau memang tidak mempunyai izin SOP maka tempat karoeke ini sudah lama disegel oleh pihak terkait. Sebelum peresmian, sudah ada SOP syarat dan ketentuan sudah kami penuhi" tutur Kamal.
Dirinya, lanjut Kamal,  ditunjuk untuk bisa menyelesaikan masalah menyelesaikan proses hukum yang sedang ditangani pihak kepolisian baik Polda Sulut, maupun Polresta Manado.
“Saya ditunjuk untuk menyelesaikan proses hukum akan kami serahkan kepihak kepolisian. Sekarang penyelidikan sedang berjalan, tanggung jawab bukan ada pada Mba Inul Daratista atau kami. Tetapi menjadi tanggung jawab dari pemilik Inul Vista Manado, Mbak Inul hanya pemilik Brand-nya,” kunci Kamal hambar.


Hari ini Rabu (28/10) sekitar  jam 02.00 Wita, puluhan keluarga korban dan kerabat dari Almarhuma Shinta Sajouw mendatangi tempat Karoeke Inul Vista yang dikawal pihak kepolisian Polresta Manado untuk memasang lilin dan menyanyikan lagu mars GMIM di depan pintu masuk dan berdoa yang dipimpin oleh Pdt Smitha Manoppo.

Seperti kita ketahui bersama, Almarhum Shinta Sajow salah satu dari 12 korban kebakaran INUL VISTA, adalah keponakan kandung dari Bupati Minahasa, Jance Wowiling Sajow.(Herman.T)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

11.23.00

0 komentar:

Posting Komentar