Iklan

TRAGEDI INUL VISTA, GUBERNUR BERLAKUKAN JAM BATAS PENGOPERASIAN

Posted by jhon simbuang on Rabu, 28 Oktober 2015


Manado, Identitasnews.com - Pejabat Gubernur Sulawesi Utara Sony Sumarsono Selasa (27/10) akan meminta ke pihak kepolisian agar dapat membatasi jam operasi hiburan, Senin - Jumat pukul 00.00 Wita dan Sabtu/malam MInggu Pukul 01.00 Wita baik  Pub/coffee, Discotik, tempat karoeke dan lain sejenisnya.
Hal itu terjadi pasca tragedi kebakaran tempat Karoeke INUL VISTA yang menelan korban 12 orang minggu (25/10) silam, di kawasan Mega-mas Kota Manado.
Langkah positif yang diambil dari Pemprof Sulut ini bukannya menekan para pengusaha, namun sebaliknya semata untuk mengatisipasi sehingga peristiwa seperti tempat karoeke Inul tidak terjadi lagi.
"Saya akan meminta bantuan kepada pihak kepolisian bisa membatasi jam operasional tempat hiburan yang ada di Sulut, bukan cuman di Manado saja,"ungkap Sumarsono kepada www.identitasnews.com.
Kiranya, lanjut Sumarsono, setiap pihak pengelola  hiburan malam dapat juga menyediakan safetty seperti alarm emergency, gas pemadam dan tangga darurat.
“Kami juga meminta agar pihak Kepolisian dapat segera mengungkapkan latar belakang tragedi Inul Vista karoeke. Atas nama Pemerintah Propinsi Sulut, kami turut berbela sungkawan terhadap tragedi Inul Vista karoeke, semoga keluarga yang ditinggalkan dapat tabah menerimanya,” kunci Sumarsono.
Ditempat terpisah, Arthur Kotambunan tokoh masyarakat Sulut memberikan dukungan kepada pihak Pemerintah Propinsi atas pengambilan langkah positif guna mengatasi hal negatif yang akan terjadi.
“Untuk para pengelola hiburan malam, dengan adanya aturan gubernur nanti, agat dapat memahami kebatasan jam operasional,” beber Kotambunan.
Hal seperti ini, lanjut Kotambunan yang juga menjabat mantan Wakil Ketua DPRD Sulut dan Ketua PDS Sulut mengihimbau kepada masyarakat pencinta hiburan malam, agar dapat waspada saat menikmati suasana apakah sekitar aman atau tidak.
“Mari kita senantiasa waspada mengadapi semua masalah dengan cara mempertanyakan safety maupun criteria yang dibajibkan aturan,” ajak Kotambunan.(Herman T)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

04.35.00

0 komentar:

Posting Komentar