HUT SHS
Headlines News :
Home » » Janji SHS Tuntaskan Kerusakan Jalan Tomohon-Manado, Surga Telinga???

Janji SHS Tuntaskan Kerusakan Jalan Tomohon-Manado, Surga Telinga???

Written By jhon simbuang on Kamis, 15 Oktober 2015 | 03.11.00

Ibrahim Ratulangi Tular
Tomohon, Identitasnews.com – Beberapa waktu llu, dalam beberapa kesempatan saat hadir di Kota Tomohon, mantan Gubernur Sulut Dr Sinyo Harry Sarundajang (SHS) kerap mengatakan bahwa infrastruktur perbaikan jalan Tomohon-Manado akan menjadi prioritasnya.
Tapi apa mau dikata, janji tinggal janji.  
Lihat saja, sampai akhir jabatan Gubernur Sulut, ternyata SHS tidak merealisasi apa yang telah dijanjikannya.

Hal ini, ternyata memunculkan sejumlah tanggapan kekecewaan dari tokoh masyarakat Kota Tomohon yang menyayangkan akan janji yang tidak terealisasi tersebut.
Pasalnya jalan provinsi yang menghubungkan antara Kota Tomohon dan Kota Manado itu tidak kunjung diperbaiki.
Salah satunya yang mengkritisi atas pernyataan SHS tersebut Ibrahim Ratulangi Tular.
“Kami merasa kecewa atas pernyataan dari mantan Gubernur Sulut SHS yang pada beberapa kegiatan berkesempatan hadir di Tomohon dengan mengucapkan akan memperbaiki jalan raya Tomohon-Manado. Hingga akhir masa jabatannya pun tidak terealisasi, padahal jalan tersebut merupakan akses utama penghubung antara kedua kota,” ujar Tular pendiri Kota Tomohon, kepada sejumlah wartawan Rabu (14/10/2015).

Tidak terealisasinya perbaikan jalan itu, menurut Tular adalah salah satu bukti kegagalan SHS dalam hal pembangunan infrastruktur di Sulut.

“Saya lihat dalam 10 tahun masa kemimpinan SHS, memang banyak prestasi yang lahir di tangannya, namun sangat disayangkan sejumlah prestasi yang diraih itu tercoreng karena tak kunjung diperbaikinya jalan raya Tomohon-Manado ini,” sesal dia.

Mantan Ketua Partai PNI Masa Marhaen Sulut (Tular red-), menghimbau agar Pejabat Gubernur Sulut Dr Soni Sumarsono dapat melihat keberadaan jalan Manado-Tomohon itu.

“Pejabat Gubernur sekarang harus melihat hal ini dengan serius, jangan hanya terkesan membiarkan, harus segera merealisasiskannya agar pembangunan di Kota/Kabupaten dan Provinsi bisa searah,” imbau Tular.

Dirinyapun menghimbau, agar hal ini jangan dijadikan konsumsi politik jelang pilkada di Sulut 9 Desember 2015 nanti.


“Kita tahu bersama bahwa jelang pilkada banyak pihak-pihak yang mengambil keuntungan memanfaatkan situasi seperti ini, jangan sampai pelaksanaan program pembangunan daerah dijadikan konsumsi publik yang kesannya nanti negatif akibat adanya kepentingan politik,” tandas Tular. (red) 
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Redaksi | Layanan Iklan | Hubungi Kami
Copyright © 2013 - All Rights Reserved
Hosting by Manado Web Hosting Publikasi by Identitas Team
Kreasi by MWD