HUT SHS
Headlines News :
Home » » Gara-gara Listrik Padam, Lampu Botol Meledak, Separuh Tubuh Wanita Asal Essang Dijilat Api

Gara-gara Listrik Padam, Lampu Botol Meledak, Separuh Tubuh Wanita Asal Essang Dijilat Api

Written By jhon simbuang on Sabtu, 17 Oktober 2015 | 06.11.00

foto ilustrasi
Talaud, identitasnews.com – Pemadaman listrik yang dilakukan PLN memang sudah diluar ambang batas kewajaran. Kendati PLN mengklaim pemadaman terjadi karena beberapa alasan, namun tetap saja masyarakat sebagai konsumen, yang dirugikan.

Ini salah satu contoh dan pelajaran penting bagi masyarakat yang kerap menggunakan lampu botol sebagai lampu penerangan diwaktu malam hari. Kalau di beberapa tempat, pemeadaman listrik yang mendadak dinyalakan, telah menciptakan korslet dan kebekaran rumah, lain lagi kejadian di salah satu desa di Kabupaten Talaud, gara-gara pemadaman listrik.

Pasalnya, selain lampu botol digunakan oleh pihak-pihak yang berperang sebagai senjata dengan sebutan BOM MOLOTOV, lampu botol juga memang secara alami bisa meledak.
Kejadian tragis ini dialami wanita paruh baya yang bernama Honga Ramut (56) warga Desa Essang Selatan Kecamatan Essang Kabupaten Talaud. Honga harus terbaring tak berdaya di ruang  Puskesmas Essang karena sekujur tubuhnya, dipenuhi luka bakar.

Seperti malam-malam sebelumnya, seperti biasanya, pada Rabu (14/15) malam sekitar pukul 21:30 wita korban dan cucunya bermaksud menyalakan lampu botol di ruang tamu rumahnya, agar ruangan bisa terang.
Siapa sangka, lampu botol yang merupakan sarana penerangan dialam rumah tersebut, ternyata berubah menjadi senjata mematikan yang nyaris saja merenggut nyawa lansia malang tersebut.
 Saat dinyalakan, tiba-tiba lampu botol itu meledak dan api dari ledakan lampu tersebut langsung menyambar tubuh korban sehingga mengakibatkan luka bakar yang cukup serius dibadan korban.
Pantauan
identitasnews.com disaat melihat kondisi korban yang sementara dirawat di Puskesmas Essang, karena korban mengalami luka bakar dibagian wajah,dada, lengan dan paha. Dari hasil keterangan pihak puskesmas luka bakar yang dialami korban cukup berat.

Menurut penuturan suami korban, malam itu korban bersama cucunya hendak menyalakan lampu botol karna lampu listrik pada saat itu mati alias mati lampu.
"Saya baru menyadari istri saya terbakar setelah mendengar teriakan minta tolong"tutur Thomas Majore.

Setelah melihat istrinya (HR) terbakar, Thomas langsung saja memberikan pertolongan dengan cara menyiram korban dengan mengunakan air dingin. Saat itu juga, dirinya langsung melarikan korban ke Puskesmas Essang. (Onal)


Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Redaksi | Layanan Iklan | Hubungi Kami
Copyright © 2013 - All Rights Reserved
Hosting by Manado Web Hosting Publikasi by Identitas Team
Kreasi by MWD