HUT SHS
Headlines News :
Home » » Dekab Talaud Intens Lakukan Pemaantauan Pelaksanaan Proyek

Dekab Talaud Intens Lakukan Pemaantauan Pelaksanaan Proyek

Written By jhon simbuang on Jumat, 23 Oktober 2015 | 09.03.00


Talaud,Identitasnews.com - Keseriusan pihak DPRD setempat untuk mengawasi semua kegiatan yang ada dilingkup pemda Talaud khususnya di bidang kegiatan proyek, terus dilakukan.
Hal itu terlihat lewat agenda Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Talaud, terkait evaluasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2015 untuk belanja modal, dimana pihak Komisi II DPRD akan memanggil pihak Dinas PU dan Disperindagkop Pemda setempat untuk dilakukan rapat evaluasi terkait realisasi keuangan dan realisasi fisik.

Perlu diketahui, sejumlah SKPD yang mempunyai belanja modal yang cukup besar untuk di evaluasi, seperti  Dinas PU, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Perindagkop dan Dinas Perhubungan. Sejauh ini realisasi terhadap keuangan rata-rata semuanya adalah 30 persen. Sedangkan berdasarkan kontrak bahwa pada awal pelaksanaan kegiatan itu ada permintaan 30 persen sebagai uang muka.

Sementara realisasi dilapangan ada proyek-proyek kecil yang waktu pelaksanaannya dibawah 102 persen rata-rata sudah 100 persen dan paling kurang ada yang 40 persen. Pasalnya, ada pekerjaan yang bergantung pada kiriman dari luar daerah karena menggunakan material dari luar daerah.
Selain itu, karena menggunakan barang pabrikan dan sampai saat ini masih dalam proses pengiriman dan kalau proyek-proyek yang besar ada yang sudah 80 persen. “Yang 75 persen kendala paling besar adalah, untuk pelaksanaan pekerjaan yang bergantung sepenuhnya pada material yang dipersiapkan bukan dari dalam daerah (Talaud red-), tapi menggunakan material dari luar daerah Kepulauan Talaud seperti pembangunan jalan HRS, pembangunan irigasi dan air bersih yang materialnya itu banyak menggunakan pipa yang pesanannya dari Surabaya, jadi memakan waktu cukup lama,” ujar Max Lua Anggota Dekab Talaud.

Lanjut Lua, mereka itulah yang rata-rata mendapat prosentase kecil, “karena pembebanan bobot dari pekerjaan itu adalah pipa paling besar demikian juga pembangunan jalan,” beber Lua.

Kendati demikian, lanjut Max Lua, dirinya yakin jika dalam kurun waktu satu sampai dua minggu ini semua kebutuhan sudah ada di lokasi, sehingga pemenuhan kontrak yang diikat dalam kontrak pelaksanaan sesuai jadwal pelaksanaannya pasti bisa terpenuhi.

“Saya yakin walaupun ada keterlambatan tapi tidak terlalu jauh realisasi pekerjaanya. Rasio waktu masih tersisa sekitar 90 hari jadi masih bisa. Yang penting semua para penyedia jasa agar dapat memenuhi semua tahapan pada jadwal pelaksanaan kegiatan agar kontrak boleh selesai sesuai waktu yang di sepakati, pungkas Lua.(Onal)
Share this post :

+ komentar + 1 komentar

25 Oktober 2015 15.22

I am Hwa Jurong, a Private Money Lender do you need a loan to start up business or to pay your bills and a corporate financial for real estate and any kinds of business financing. I also offer Loans to individuals,Firms and corporate bodies at 2% interest rate. I give out loan to serious minded people that are interested of loan if interested contact this email: hwajurong382@yahoo.com or hwajurong12@gmail.com

Posting Komentar

 
Support : Redaksi | Layanan Iklan | Hubungi Kami
Copyright © 2013 - All Rights Reserved
Hosting by Manado Web Hosting Publikasi by Identitas Team
Kreasi by MWD