Iklan

3 NELAYAN SITARO 8 HARI TEROMBANG-AMBING DILAUT PORODISA, 1 MENINGGAL

Posted by jhon simbuang on Minggu, 11 Oktober 2015

Ketiganya Ditemukan KRI Pulau Romang 723

Talaud, Identitasnews.com - Tiga Nelayan asal Bulangan Kecamatan Bawu-Leu Kabupaten Siau Tagulandang Biiaro alias Sitaro, ditemukan terombang-ambing tak berdaya diperairan Talaud. 
Ketiga masyarakjat yang sama itu, masing-masing sesuai KTP adalah;
1.   
  Ismail Puasa, tempat tanggal lahir Bulangan 23 April 1953 (61 tahun), Agama Kristen, asal Desa Bulangan Kecamatan Bawu-Leu Kabupaten Sitaro.
2.     Newton R Lampeang, lahir Bulangan 09 Desember 1970, (45 tahun), Agama Kristen, asal Desa Bulangan Kecamatan Bawu-Leu.Kabupaten Sitaro
3.     Richard Tulas Sadedo, lahir Bulangan 24 juni 1963 (62 tahun), Agama Kristen, asal Desa Bulangan Kecamatan.Bawu - Leu.Kabupaten Sitaro.

Sayangnya, yang ke-tiga Richard Tulas Sadedo (telah meninggal dunia). Ketiga Nelayan tersebut ditemukan tepatnya diperairan Laut Kecamatan Kalongan Kabupaten Talaud oleh kru KRI PULAU ROMANG 723 yang di nahkodai Mayor Laut IBNU ABDUL AZIZ yang sedang melakukan patroli rutin diperairan Talaud.

Oleh KRI PULAU ROMANG 723, ketiga nelayan malang itu langsung dinaikan diatas kapal dibawa ke Kecamatan Beo guna perawatan lebih lanjut di Puskesmas Beo.

Ditemui Identitasnews.com di ruang kantornya, Kapolsek Beo IPTU HERI PADAMA membenarkan hal tersebut. Pada hari Minggu 11 Oktober 2015 pkl 09:00 wita, Pelabuhan Beo telah didatangi oleh KRI PULAU ROMANG 723 yang membawa 3 orang Nelayan masing-masing bernama : 
1.ISMAIL PUASA 
2.NEWTON R LAMPEANG 
3.RICARD TULAS SADEDO.
"Ketiganya berasal dari Desa Bulangan Kecamatan Bawu-Leu Kabupaten Sitaro. Salah satu nelayan yang bernama RICARD TULAS SADEDO telah meninggal dunia dalam perjalanan menuju pelabuhan Beo dengan KRI PULAU ROMANG 723. Sedangkan 2 orang lagi masih dalam perawatan pihak Puskesmas Beo," ujar Padama.
Lanjut Kapolsek Beo, dari Informasi yang berhasil diambil dari 2 nelayan yang selamat, ketiga nelayan itu sudah 8 hari terapung diperairan Sangihe dan Talaud dikarenakan cuaca buruk dan pada hari ini minggu 11 Oktober  2015 pukul.07:15 wita ditemukan oleh KRI PULAU ROMPANG 723.
"Ketiga nelayan itu dihantam cuaca buruk sedang mencari ikan diperairan Tagulandang, untunglah mereka ditemukan patroli sehingga bisa diselamatkan walau salah satu diantaranya sudah meninggal dunia," tutur Padama.
 Pemerintah kab.Talaud lewat ketua DPRD Talaud George Rompah SPd yang menjenguk ketiga nelayan asal Kabupaten Sitaro itu menyampaikan Turut Berduka Cita atas meninggalnya salah seorang Nelayan yang bernama RICARD TULAS SADEDO, yang rencananya akan dipulangkan pada hari Senin 12 ktober 2015 (besok), dengan KM WATUNAMPATO. Sedangkan untuk 2 orang nelayan akan dilakukan perawatan lebih intensif setelah kondisi keduanya sudah membaik akan dipulangkan.


"Pada kesempatan ini juga saya menghimbau kepada para Nelayan agar turun melaut guna mencari ikan kiranya dapat memperhatikan kondisi cuaca yang sedang berlangsung saat ini. Sekali lagi, atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Talaud saya menyampaikan, Turut Berduka Cita yang sedalam-dalamnya Atas meningalnya saudara kita RICARD TULAS SADEDO, "tutup Rompah dengan wajah sedih.(Onal)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

18.15.00

0 komentar:

Posting Komentar