HUT SHS
Headlines News :
Home » » SOMPIE SERANG SINGAL …

SOMPIE SERANG SINGAL …

Written By jhon simbuang on Selasa, 22 September 2015 | 14.47.00

Bansos dan Hibah Minut Diduga Sarat Politik

Airmadidi, Identitasnews.com -  - Rapat Forum Pilkada yang berlangsung di ruang rapat DPRD Minut, Selasa (15/9) siang, berlangsung tegang. Pentolan DPRD Denny Sompie SE, sekaligus Ketua Tim Kampanye VAP-JO mempertanyakan dana hibah dan bantuan sosial (Bansos) yang diserahkaan di luar jam kerja. Pertanyaan itu ditujukan ke Bupati Drs Sompie Singal MBA yang saat itu hadir sebagai anggota Forkopimda.
Menurut Denny, hal itu harus dijelaskan secara resmi karena bansos adalah bantuan resmi pemerintah. Anehnya diserahkan di luar jam kerja, sepertiDANA HIBAH LANSIA.
“Kami mempunyai bukti bahwa danah hibah itu diserahaakn di luar jam kerja, yaitu hari Minggu,” sembur Denny Sompie.

Lanjutnya, begitu juga mengenai penyerahan beras bersumber dari bansos. Dia mendugan terselip kepentingan politik tertentu ketika diserahkan. “Harusnya hanya daerah yang rawan pangan yang bisa mendapat bantuan tersebut. Sedangkan Minut sebagian besar tidak rawan pangan. Jangan memanfaatkan APBD untuk kepentingan politik calon tertentu,” tegasnya.

Politisi yang akrab dengan awak media itu juga menambahkan, kalau memang pemerintah ingin pilkada aman, sebaiknya dana
Dilain pihak, Bupati Minut Drs Sompie Singal MBA meminta jangan mengkaitkan penyerahan bansos dan hibah dengan calon. Menurut Singal, soal beras raskin memang harus disalurkan karena musim kemarau sehingga hasil panen kurang.
“Jadi semua desa di Minut saat ini sementara mengalami rawan pangan. Kalau untuk dana hibah lansia yang diserahkan di hari Minggu, semua itu juga merupakan usulan Hukum  Tua dari masing-masing desa,” tutur Singal.
Singal mengaku merasa berdosa jika mengakui uang pemerintah adalah uang pribadi. “Semua bansos ini disalurkan karena sudah merupakan kebutuhan masyarakat,” tandasnya.

Ditempat terpisah,, Ketua Panwaslu Minut Markus Wantania SH saat dimintai tanggapan soal hal ini mengatakan, pihaknya pada prinsipnya menunggu laporan. Jika memiliki bukti dia mengajak untuk dilapokan. “Sebab kami bertindak berdasarkan laporan. Dan itu adalah prosedur tetap yang kami pegang,” ungkap Wantania.

Aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia  (GMNI) ITU  juga berjanji, jika ada laporan akan langsung menindaklanjuti, tidak pandang buluh. “Netralitas kami tidak dapat dikontaminasi, silahkan bawa laporan dan bukti akurat, pasti kami tindak, pungkas Wantania.(ADIT)
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Redaksi | Layanan Iklan | Hubungi Kami
Copyright © 2013 - All Rights Reserved
Hosting by Manado Web Hosting Publikasi by Identitas Team
Kreasi by MWD