HUT SHS
Headlines News :
Home » » NELSON ENTIMAN BERHARAP, MIRAS TETAP BERADA DI TALAUD

NELSON ENTIMAN BERHARAP, MIRAS TETAP BERADA DI TALAUD

Written By jhon simbuang on Senin, 28 September 2015 | 18.34.00

Entiman; “…malahan Pemuda Germita yang gemar mengkomsumsi minuman keras alias miras“

Talaud, Identitasnews.com - Menangapi persoalan maraknya peredaran miras di Talaud, pengacara muda berbakat asal Kecamatan Melonguane Kabupaten Kepulauan Talaud justeru tidak sepaham dengan upaya pemusnahan yang dilontarkan oleh pihak Komisi Pelayanan Pemuda Sinode (KPPS). Entiman berharap, upaya seperti itu sebaiknya dikaji dahulu lewat berbagai sudut pandang.

Kepada www.identitasnews.com Nelson Entiman SH sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh GARDA PEMUDA ANTI MIRAS serta PEMUDA GERMITA. namun disisi lain secara blak-blakan, ia berharap ijin minuman keras itu tetap dipertahankan peredaranya di Kabupaten Talaud.
“Dalam Kitab Yesaya memang tertulis, …. Celakalah orang yang mabuk, Tapi dalam firman juga dikatakan, Hai orang-orang, janganlah kamu minum air biasa saja tetapi hangatkanlah dirimu dengan anggur. Jadi, dua pandangan yang paradox ini kembali kehati nurani manusia-nya, ”tutur Entiman.

Putera Bantane ini juga (Entiman red-) mengatakan,, fakta yang terjadi dilapangan sampai detik ini, miras tetap beredar di KabupatenTalaud. Persoalan miras itu pada pandangan Entiman, dikembalikan kepada pribadi masing-masing.
Kan pemerintah punya aturan tersendiri lewat PERDA NO.12 TAHUN 2010 tentang ijin menjual, bukan ijin melarang. Hukum itu bisa bertindak kalau ada tindak pidananya, tapi kalau sepanjang apa yang kita buat apa yang kita lakukan ternyata tidak melangar norma hokum, itu sah-sah saja,jelasnya.

Entiman juga malahan mempersilahkan penggunaan miras, selama penggunaan miras itu dipakai pada arah yang positif. Silahkan mengunakan miras karna lewat miras bisa meningkatkan stamina tubuh tapi jangan terlalu berlebihan, karna miras justeru dapat merusak tatanan tubuh manusia. Intinya adalah, kembali kepada manusia yang mengkomsumsi miras itu sendiri. Saya sangat mengapresiasi ada gerakan-gerakan muda untuk menolak peredaran miras di Talaud tetapi disini harapan kami dengan adanya Perda NoMOR12 Tahun 2010 ini memberikan ruang bagi masyarakat untuk melakukan transaksi miras,beber advokad berbakat itu.


Secara fakta, tambah Entiman, ia tidak setuju tentang permintaan Perda Anti Miras. Saya tidak setuju kalau perda yang akan dikeluarkan pemerintah yaitu Perda tentang Anti Miras. Saya lebih memilih Perda Ijin Miras, karena itu bagian yang sangat fital bagi kehidupan manusia. Kalau perda yang akan diturunkan adalah Perda Anti Miras, itu juga bertentangan dengan hak asasi manusia, soalnya itu adalah salah satu penunjang ekonomi manusia. Sampai detik ini, miras yang ada di Kabupaten Kepulauan Talaud tidak bisa dihilangkan. Fakta dilapangan itu malahan Pemuda Germita yang gemar mengkomsumsi minuman keras alias miras itu. Saya berharap perda yang akan dikeluarkan oleh pemerintah itu adalah Perda Ijin Minuman Keras, karna sekali lagi saya katakana, ini menyangkut kebutuhan manusia dan hak asasi manusia,pungkas Nelson Entiman.
(ONAL)
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Redaksi | Layanan Iklan | Hubungi Kami
Copyright © 2013 - All Rights Reserved
Hosting by Manado Web Hosting Publikasi by Identitas Team
Kreasi by MWD