HUT SHS
Headlines News :
Home » » Manalip Gelar Penyuluhan Penanggulangan Narkoba dan Penyakit Menular HIV/AIDS

Manalip Gelar Penyuluhan Penanggulangan Narkoba dan Penyakit Menular HIV/AIDS

Written By jhon simbuang on Selasa, 22 September 2015 | 14.16.00

Talaud, Identitasnews com -  Tak ingin Generasi Muda di Bumi Porodisa terlibat dalam pergaulan bebas, Bupati Kabupaten Kepulauan Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip, Senin (21/9) hari ini, melaksanakan kegiatan penyuluhan Penanggulangan Narkoba dan Penyakit Menular /AIDS Seksual HIV. Kegiatan yang berpusat di SMP Negeri 1 Beo tersebut, dihadiri pula Asisten II Yohanes Kamagi, Dirut RSUD DR Jurry Jawali, M.Kes, Pimpinan Pejabat Tinggi Pratama, dan 500 Siswa di Kecamatan Beo.
Manalip mengatakan, Kegiatan penyuluhan penanggulangan narkoba dan penyakit menular seksual HIV/AIDS sangat penting bagi masyarakat luas termasuk remaja, mengingat kasus penyakit menular seksual HIV/AIDS sudah banyak terjadi di kalangan remaja.
“ Kasus HIV/ AIDS bagaikan fenomeda gunung es yang Nampak seperti permukaan belaka, tapi kasus yang sesungguhnya jauh lebih besar dari pada kasus yang tampak. Penyakit ini merupapakan penyakit yang mematikan, karena sampai saat ini belum ditemukan obat penyembuhannya,” ujar Manalip.

Lebih lanjut Manalip mengurai bahwa berdasarkan data Kesehatan republik Indonesia sampai dengan tahun 2015 diperkirakan akan meningkat menjadi 1 juta penderita dan diperkirakan pula akan ada 350 ribu kematian akibat HIV/AIDS pada tahun yang sama.
“ Dilaporkan jumlah kasus yang terbaru kasus HIV/AIDS 82 persen terjadi pada laki-laki dan 74 persen, diantaranya berumur dibawah 30 tahun. sementara di laporkan juga ada 171 ribu sampai dengan 219 ribu Pengidap ODA di Indonesia, ini seharunya menjadi perhatian serius bersama,” kata Srikandi Talaud ini.
Sementara untuk Kabupaten Kepulauan Talaud, Bupati perempuan pertama ini mengatakan, untuk data dari dinas kesehatan kabupaten kepulauan Talaud jumlah penderita HIV/AIDS sudah mencapai 40 kasus. 
“Dari data tersebut kalangan remaja atau usia mudah merupakan salah satu kelompok dengan porsi yang cukup besar dan rentan terhadap HIV/AIDS walaupun prensentase komulatif kasus dikalangan remaja memang tidak sebesar kelompok usia lainnya, namun tetap memerlupan perhatian besar,” katanya.

Oleh karena itu bupati menyarankan agar supaya masyarakat terlebih untuk generasi mudah untuk mempererat pertahanan spiritual, mengikuti kegiatan positif, memilih teman yang baik dan berpikir jangka panjang. “ saya mengajak kepada generasi muda untuk menyerukan dan mengingatkan kepada seluruh masyarakat termasuk teman-teman kita yang ada di tanah Porodisa tentang adanya bahaya Narkoba dan HIV/AIDS ini agar mereka terhindar dari ha-hal yang merugikan mereka sendiri. Kalau bukan kita siapa lagi, kalau bukan sekarang kapan lagi,“ pungkas Manalip.(ADVERTORIAL/ONA)
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Redaksi | Layanan Iklan | Hubungi Kami
Copyright © 2013 - All Rights Reserved
Hosting by Manado Web Hosting Publikasi by Identitas Team
Kreasi by MWD