Iklan

Bawaslu Sengketakan Kasus Pasangan E2L-Bobihoe

Posted by jhon simbuang on Kamis, 03 September 2015

Manado, Identitasnews.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulut memutuskan gugatan pasangan bakal calon Elly Engelbert Lasut (E2L) dan David Bobihoe masuk ranah sengketa pemilu. Pleno penetapan putusan ini dilakukan Sabtu (29/8) silam, atau lima hari sejak gugatan dimasukkan.
Ketua Bawaslu Sulut Herwyn Malonda mengatakan, pleno Bawaslu Sulut terkait gugatan hasil penetapan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulut yang tidak meloloskan untuk pasangan calon E2L dan David Bobihoe.
 “Hasil kajian Bawaslu kalau ini masuk sengketa pilkada,” katanya, belum lama ini.
Dikatakan, alasan Bawaslu Sulut memutuskan ini sebagai sengketa pilkada karena ditemukan ada perbedaan penafsiran terkait status terpidana dan narapidana.
Setelah itu, hasil sengketa pilkada ini akan dilanjutkan ke sidang sengketa pilkada di Bawaslu Sulut dalam waktu 12 hari. “Selanjutnya hasil pleno ini tinggal ditindaklajuti pasangan bakal calon ini ke sidang yang akan dilaksanakan Bawaslu,” jelasnya.
Terpisah, Komisioner KPU Sulut DR Ardiles Mewoh mengatakan, putusan ini menandakan KPU tak melakukan pelanggaran dalam penetapan calon gubernur dan wakil gubernur.
“Ini menandakan kalau putusan kami sudah sesuai aturan dan ketentuan yang ditetapkan. Tidak seperti yang heboh dibicarakan kalau KPU sudah melakukan pelanggaran administrasi,” katanya pada sejumlah wartawan, kemarin.


Dijelaskan, kalau masuk sengketa, berarti hanya soal perbedaan penafsiran hukum. Tapi kalau masuk ranah administrasi menandakan KPU ada proses yang dilanggar. KPU lanjutnya, sudah siap menghadapi tahapan sidang, termasuk akan menggunakan Jaksa Pengacara Negara (JPN) dalam sidang sengketa nanti. “Pekan lalu kami sudah melakukan MoU dengan Kejati. Sebagai lembaga negara KPU membutuhkan pendampingan jaksa terutama dalam kasus sengketa,” tukasnya.(Meikel)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

09.15.00

0 komentar:

Posting Komentar