Iklan

Angin Kencang Wings Talaud – Manado Nyaris Koleps, Manalip Turun Langsung Bernegosiasi

Posted by jhon simbuang on Kamis, 06 Agustus 2015


Talaud, Identitasnews.com – Bupati Talaud, Sri Wahyumi Maria Manalip SE turun langsung memimpin pekerjaan perluasan Bandara Melonguane bersama rombongan, Selasa (4/8). 
Hal ini dilakukan karena akibat cuaca ekstrim sehingga kondisi bandara dinilai sudah tidak memungkinkan untuk pendaratan pesawat. Sehingga sejumlah pesawat jurusan Melonguane-Manado yang mendarat di bandara Melonguane mengalami kesulitan karena sempitnya bandara.


Cuaca ekstrim yang kembali melanda Kabupaten Kepulauan Talaud. membuat pesawat tidak bisa mendarat di Bandara Melonguane. Menurut kesaksian beberapa penumpang Wing's Air kemarin, sang pilot tiga kali coba mendaratkan pesawat tapi angin bertiup sangat kencang dengan panjang landasan yang masih kurang memadai serta pepohonan yang ada di ujung landasan, menghalangi pendaratan sehingga pilot memutuskan untuk kembali ke Bandara Internasional Samratulangi setelah ratusan penumpang berteriak meminta agar pilot tidak lagi mencoba mendaratkan pesawatnya.

Walau tidak terjadi kecelakaan dan semua selamat, namun saat mendengar kabar ini Bupati Kepulauan Talaud Sri Wahyumi M Manalip SE, sempat terperangah. Ia-pun langsung memangil pemilik lahan yang ada di ujung landasan meminta agar bisa membebaskan lahan yang ada demi keselamatan dan demi kemajuan bersama. 
Berkat cara pendekatan yang baik dari Bupati, akhirnya pemilik lahan yang sejak dulu tidak mengijinkan lahannya dibebaskan, akhirnya merelakan juga lahannya di gusur demi kepentingan umum.
Selesai bernegosiasi, lahan pun di gusur dan Bupati SWM (Sri Wahyumi Manalip red-)  yang cantik itu tiba-tiba melompat menaiki exscavator yang di gunakan operator untuk mengusur. 

Tindakan heroik dari SWM sontak menuai decak kagum masyarakatnya karena demi kepentingan bersama dirinya tidak segan turun langsung bernegosiasi dengan pemilik lahan walau waktu itu sudah memasuki jam makan siang.
Pasalnya, pengusuran di mulai pukul 11.00 selesai pukul 15.15 wita. Melihat kegigihan sang bupati yang tak kenal lelah itu, Kepala Pertanahan Abubakar Deu, Kepala Bandara Fanani Zuhri di wakili Markus Lombongkaehe, airport manager Wings Air Alfian Sumolang, serta beberap pejabat esselon II, dan III di lingkup kepemerintahan Talaud, enggan bergeser dari lokasi itu.
Kendati negosiasi berjalan lancar penuh kekeluargaan dan kesadaran masyarakat yang tinggi, namun sebagai Pilar NKRI, pengusuran turut dikawal Aparat Polres Talaud ddengan satu peleton Anggota Sabhara di bawah pimpinan Kasat Sabara AKP. Samson Maabuat.(Onal)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

01.17.00

0 komentar:

Posting Komentar