HUT SHS
Headlines News :
Home » » Listrik Sering Padam, DPRD dan Polres Minut Diam

Listrik Sering Padam, DPRD dan Polres Minut Diam

Written By jhon simbuang on Kamis, 02 Juli 2015 | 19.15.00

Marius: “Selaku wakil rakyat, DPRD jangan masa bodoh....”


Airmadidi, Identitasnews.com Ribuan warga di Kabupaten Minahasa utara  mengeluhkan pemadaman listrik tak terjadwal  yang terjadi berulang kali selama seminggu terakhir ini.

Terhitung, dalam sehari kerap 2 sampai 3 kali  terjadi pemadaman, bahkan di Desa Laikit dan sekitar pada Rabu 1 Juli 2015 (kemarrin) durasi pemadaman listrik tanpa pemberitahuan itu mencapai 8 jam. .

Selanjutnya, pemadaman listrik pada hari (Kamis 2/7) hari ini pemadaman kembali terjadi pada pukul 06:45 WITA, dan aktif lagi pada pukul 07:35 WITA. Menariknya lagi, setelah 45 menit berselang, listrik padam lagi, dan waktu pemadamannya terjadi pada pukul 08:15 WITA.

Kondisi ini membuat warga ‘gerah’. Pasalnya, sejumlah alat elektronik milik warga, mulai rusak.”Sayur dan ikan segar terpaksa rusak gara-gara kulkas saya rusak akibat listerik menyala-padam tak beraturan,” keluh Nining IRT asal salah satu perumahan di Desa Matungkas.

Dilain pihak, sejumlah wartawan media online terpaksa harus menerima sangsi dari redaksi gara-gara tidak dapat menaikan berita pada jam yang ditentukan.
“Komputer yang saya pakai mengirim berita, rusak gara-gara listerik menyala-padam, belum lagi saya kena marah dari pimpinan lantaran tidak bisa kirim berita,” keluh Ficky wartawan salah satu media online.

Ketua LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Howard Pengky Marius menyesalkan sikap PLN terkait pemadaman secara sepihak tersebut. “Ini  sudah keterlaluan. Besar kemungkinan PT PLN sudah tak memiliki daya listrikmaksimal. Saya menduga, di Minut ini sudah terlalu banyak Perumahan yang otomatis menyedot daya listerik sangat besar,” tuturnya.

Harusnya, lanjut Marius, sebagai BUMN yang melayani kebutuhan masyarakat, PLN wajib mengeluarkan pemberitahuan kepada masyarakat lewat media massa. “Para pelanggan juga punya hak berupa Undang-undang perlindungan konsumen. Sekarang ini media massa siudah banyak, harusnya jika akan ada pemadaman, terlebih dahulu diberitakan agar konsumen tidak resah,” semburnya.

Aktivis yang dikenal vokal itu juga menyesalkan sikap DPRD dan Polres Minut yang terkesan diam walau intensitas pemadaman listerik sudah diatas kewajaran. “Selaku wakil rakyat, DPRD jangan masa bodoh sebab masyarakat sudah dipersulit oleh pemadaman ini. Begitu juga Polres Minut, saya minta jangan tinggal diam, kan polisi digaji negara untuk menangani masalah terutama jika sudah ada pihak yang dirugikan,” semburnya.
Sangat disayangka, sampai berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari PLN terkait masalah gangguan tersebut. “Maaf, saya tidak bisa memberi tanggapan tentang hal ini soalnya kami punya pimpinan, dan pimpinan saya lagi tugas luar,” jelas seorang staf yang berusaha sopan saat dikunjungi wartawan.(TIM)
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Redaksi | Layanan Iklan | Hubungi Kami
Copyright © 2013 - All Rights Reserved
Hosting by Manado Web Hosting Publikasi by Identitas Team
Kreasi by MWD