Iklan

BUPATI TALAUD SERAHKAN BANTUAN ALAT BENGKEL DI DESA LALUE

Posted by jhon simbuang on Minggu, 12 Juli 2015

Talaud, Identitasnews.com - Seakan tak kenal lelah dalam tugas yang diemban sebagai Bupati Talaud, Sri Wahyumi Maria Manalip yang merupakan bupati wanita pertama di Bumi Porodisa, yang dikenal sangat akrab dengan masyarakat kecil, Sabtu (11/07), kembali menyempatkan diri melakukan kunjungan kemasyarakatan ke Desa Lalue Kecamatan Essang Kabupaten Kepulauan Talaud.
 Pada moment yang sama, Manali[p juga memenuhi undangan ucapan syukur dari Keluarga Lulage –Talengkera, atas terpilihnya kembali Bapak Edison Lulage sebagai Kepala Desa (Kades) Lalue Induk untuk ke-dua kalinya.

Rombongan Bupati tiba di Desa Lalue pukul 11:00 wita dan diterima secara adat oleh Tokoh Adat dan langsung memasuki bangsal untuk mengikuti Ibadah yang dipimpin oleh Pendeta Sindriani Naung STh.
Dalam khotbahnya Naung mengajak seluruh hadirin agar tidak melupakan Tuhan, sebab Tuhan dalam setiap kehidupan. Jadikanlah Tuhan sebagai sandaran kehidupan kita dalam pengakuan Iman kita, dan Yesuslah segala-galanya,” tutup Naung.
Dalam penyampaian Bupati Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip (SWMM) mengajak masyarakat terlebih keluarga, untuk selalu mengucap syukur dalam segala hal dan mengandalkan Tuhan dalam setiap waktu.
Kepada Kepala Desa Lalue terpilih, agar bisa mengemban amanah yang diberikan masyarakat Lalue Induk lewat terpilihnya kembali sebagai Kades Lalue Induk, jangan hanya mengangap sukses karna sebetulnya, suatu tugas besar sedang menanti,” ujar Manalip.
Karna itu, lanjut Bupati Talaud, diperlukan tekad dan kemauan yang besar dalam memberikan pengabdian ditengah masyarakat. “Sebagai Pemerintah, kiranya lewat program-program pemerintah dihimbau kepada masyarakat untuk slalu mendukung program-program pemerintah.
Turut hadir mendampingi bupati, antara lain; Sekdakab Talaud, Forum Komonikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), beberapa personel DPRD Talaud, para Pimpinan SKPD, Danlanal, serta sejumlah Eselon III dan IV.
 Selanjutnya SWMM meminta kepada kepada kepala-kepala Desa agar secepatnya melengkapi dokumen pencairan Alokasi Dana Desa (ADD) yang pengunaanya 60% untuk pembangunan pagar, 40% perekonomian.
ADD ini harus dipergunakan dengan baik. Sebagai pemimpin di Tanah Porodisa ini saya siap dikritik. Tapi yang terpenting disini adalah kritik itu haruslah membangun. Kalau seorang pemimpin tidak mau dikritik, jangan jadi pemimpin,” tukas bupati.
Srikandi Talaud ini juga menyentil bahwa pembuatan Patung Tuhan Yesus Memberkati di desa itu, sudah tertata dalam APBD dan sudah diperdakan.
“Sekali lagi saya katakan, pemerintah tidak akan melakukan suatu kegiatan kalau itu menyalahi system,” tandasnya.
Sebelum menutup penyampaiannya, Manalip menyerahkan bantuan yang disalurkan oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Perindagkop), berupa alat – alat bengkel, kepada kelompok peebengkelan dengan nama Kelompok Dian."
Kepada kelompok itu, saya ingatkan yang mana, dalam mempergunakan alat-alat bantuan ini, hendaklah berlaku dan bekerja dengan adil dan bijaksana, demi kepentingan masyarakat jangan jadi milik pribadi," pungkas SWMM.(Onal)


Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

03.18.00

0 komentar:

Posting Komentar