HUT SHS
Headlines News :
Home » » Warga Korban Penggusuran Pangiang Terlantar Di Depan Gedung Deprov Sulut

Warga Korban Penggusuran Pangiang Terlantar Di Depan Gedung Deprov Sulut

Written By Efraim Lengkong on Jumat, 12 Juni 2015 | 00.01.00

Manado,Identitasnews – Pasca penggusuran terhadap warga yang menempati lahan di kampung Buliling Pangiang kecamatan Pandu kota Manado, sekitar 100 KK melakukan unjuk rasa ke gedung DPRD Sulut pada Rabu sore (10/6)di kawasan Sario Manado.  
Namun hingga Kamis sore, tidak ada satupun wakil rakyat yang mau menerima aspirasi yang disampaikan.

Sudah lebih dari satu hari para pengunjuk rasa terlantar dan terpaksa membangun tenda di depan kantor dewan. Tampak sejumlah ibu dan anak-anak tidur dengan beralaskan tikar di bawah tenda darurat.

Salah seorang warga korban penggusuran Bertha Luminda menyesalkan tidak adanya perhatian dari wakil rakyat.

“Kami sangat menyesal tidak satupun anggota dewan yang mau menerima aspirasi kami.  Terus terang kami sangat kecewa.  Coba bayangkan kami yang sudah kena musibah, tetapi teganya anggota dewan yang tidak mau peduli,” ujar Bertha sambil mengusap air matanya.

Berdasarkan pantauan di lapangan pada kamis sore (11/6), warga korban penggusuran ini tidak diperkenankan masuk oleh staf gedung DPRD Sulut.  Malah pintu pagar masuk ke halaman gedung dewan digembok dengan rantai.  Sedangkan aparat keamanan hanya memantau dari kantor Polsek Sario yang berada di seberang jalan tepat di depan gedung dewan. 

Seperti diketahui, warga yang menempati lokasi lahan sengketa di Pangiang Pandu terpaksa mendapat penggusuran oleh alat berat eskvator pada hari Selasa 9 Juni.  Rumah yang mereka tempati hancur lebur dan warga berhamburan menyingkir dan menyelamatkan diri.  (jacky)
  



Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Redaksi | Layanan Iklan | Hubungi Kami
Copyright © 2013 - All Rights Reserved
Hosting by Manado Web Hosting Publikasi by Identitas Team
Kreasi by MWD