HUT SHS
Headlines News :
Home » » Ibadah GTI Tomohon, Harta Kekayaan Haruslah Menjadi Berkat Bagi Orang Lain

Ibadah GTI Tomohon, Harta Kekayaan Haruslah Menjadi Berkat Bagi Orang Lain

Written By Efraim Lengkong on Senin, 29 Juni 2015 | 00.46.00

Pdm. Stanley Pasulatan di Ibadah GTI Tomohon 
Tomohon, Identitasnews – Walaupun kota Tomohon pada Minggu sore (28/6) diguyur hujan deras, namun tidak mematahkan semangat bagi umat kristiani untuk datang mengikuti ibadah di gereja.

Seperti halnya di Gereja Tiberias Indonesia (GTI) kota Tomohon, lebih dari 150 anggota jemaat antusias mengikuti ibadah malam sesi kelima pada pukul 18.00 di Gedung Trend Center Triple M Tomohon.

Pembicara Pdm. Stanley Pasulatan yang menyampaikan renungan khotbah mengingatkan anggota jemaat bahwa untuk dapat masuk sorga atau neraka, tidaklah ditentukan oleh kaya atau miskin orang tersebut ketika hidup di dunia.

“Kekayaan adalah anugerah Tuhan untuk dapat kita nikmati.  Namun demikian harta atau kekayaan yang dimiliki, sewaktu kita masih hidup untuk dapat menggunakan kekayaan tersebut dengan membantu orang lain.  Kekayaan ini, haruslah kita menjadi berkat bagi orang lain yang membutuhkannya,” tutur Pasulatan.

Dari Nats Alkitab Lukas 16:19-31, Pdm. Stanley Pasulatan mengingatkan untuk tidak menjadi seperti orang kaya yang bodoh.

“Mengapa orang kaya masuk neraka?  Karena selama hidupnya, dia hanya menikmati kekayaan ini bukan sesuai dengan  kehendak Tuhan.  Manusia tidak boleh serakah.  Karena kekayaan yang dimiliki adalah anugerah Tuhan maka kekayaan yang kita punya haruslah dapat menolong orang lain,” ungkap Pasulatan.

Pendeta mengakui dalam Alkitab, banyak pula cerita mengenai orang kaya yang masuk sorga antara lain seperti Abraham, Ayub dan Daud.

“Saya mau ingatkan, ketika kita sudah diberkati dengan kekayaan yang berlimpah atau lebih dari cukup, janganlah melupakan Tuhan.  Apalagi tidak menuruti nasehat Firman Tuhan.  Akhirnya yang biasa ditemui, seseorang lantas main judi, lakukan perhugelan atau selingkuh maupun bersenang-senang dengan keserakahan,” tegas Pasulatan.

Di akhir renungan khotbahnya, Pdm. Stanley Pasulatan mengungkapkan tiga rahasia orang bisa masuk sorga.

“Ketiganya rahasia tersebut adalah memiliki sikap hidup yang benar di mata Tuhan, melakukan kebaikan dan terakhir sewaktu masih hidup, untuk hiduplah dalam pertobatan. 

Pada akhir ibadah, anggota jemaat menerima sakramen perjamuan kudus yakni makan roti dan minum anggur.  Di mana anggur diubah menjadi darah Tuhan Yesus dan roti diubah menjadi tubuh Tuhan Yesus.  (jacky)    
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Redaksi | Layanan Iklan | Hubungi Kami
Copyright © 2013 - All Rights Reserved
Hosting by Manado Web Hosting Publikasi by Identitas Team
Kreasi by MWD