Iklan

Hendrik Manossoh Ajak Warga Nusa Utara Berperan dalam Pilkada

Posted by Efraim Lengkong on Minggu, 07 Juni 2015

Manado, Identitasnews – Memasuki tahap-tahapan pelaksanaan pemilihan kepala daerah di Sulawesi Utara, sosialisasi pemasaran politik dari para calon semakin intens dilakukan. 

Misalnya saja tampak terlihat pada hari Minggu (7/6) di Gereja GMIM Sola Gratia Tongkeina Manado figur muda potensial Hendrik Manossoh datang mengikuti kebaktian ibadah minggu bersama anggota jemaat setempat.
Hendrik Manossoh mengatakan dirinya datang beribadah di gereja Sola Gratia Tongkeina atas undangan para pelayan dan jemaat. 

“Memang pada beberapa waktu lalu mereka menyampaikan permohonan kalau boleh saya datang beribadah di gereja.  Tentu saja sebagai warga  gereja saya kaget ada jemaat yang mengundang untuk dapat beribadah. Bagi saya  beribadah adalah bentuk persekutuan umat bersama Tuhan,” ujar Hendrik.

Hendrik Manossoh menuturkan dirinya sempat pula diberikan kesempatan untuk menyampaikan sepatah dua kata di sela-sela ibadah tersebut. 

“Saya hanya menyampaikan sebagai orang beriman kita harus berdoa dan bekerja serta mengandalkan Tuhan.  Tidak ada pernyataan sedikitpun mengenai pemilihan kepala daerah.  Karena bagi saya ibadah dengan Tuhan bersifat sakral. Khotbah pendeta atau pelayan di atas mimbar adalah suara Allah bagi umat manusia,”ujar Opo sapaan akrabnya.

Usai ibadah Hendrik mengatakan gereja atau warga gereja tidak diperkenankan berpolitik praktis di dalam gereja. Namun demikian warga gereja tidak boleh buta politik.

“Warga gereja harus melek politik.  Malah gereja harus berperan penting dalam politik termasuk dalam membangun daerah dan bangsa.  Terlebih ikut serta dalam menentukan arah  pembangunan daerah ke arah yang lebih baik,” tegas Opo sapaan akrabnya.

Menurut Manossoh, Sulawesi Utara harus lebih maju, harus lebih baik dari hari ini dan kemarin demi kesejahteraan masyarakat.

“Khusus warga nusa utara yang tersebar bukan hanya di Sitaro, Sangihe, Talaud, Manado, Minahasa, Bitung tetapi juga  di daeah Bolaang Mongondow untuk dapat ikut serta berperan dalam menentukan arah Sulawesi Utara ke depan,” harap Manossoh yang banyak terlibat dalam kegiatan keagamaan, kepemudaan, sosial kemasyarakatan, hiburan sejak masih SMA dan mahasiswa hingga saat ini. (jacky)     

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

21.16.00

0 komentar:

Posting Komentar