HUT SHS
Headlines News :
Home » » Brigade Manguni Minut Komitmen Dukung Mandagi Cawabup

Brigade Manguni Minut Komitmen Dukung Mandagi Cawabup

Written By jhon simbuang on Selasa, 23 Juni 2015 | 22.18.00

Airmadidi, Identitasnews.com – Organisasi Masyarakat (Ormas) Adat, Brigade Manguni Indonesia Minahasa Utara (BMI Minut), menggelar Upacara adat Mantor Manua dan bersih-bersih Waruga, berlangsung di Kuburan Tua (Waruga) Desa Dimembe Kecamatan Dimembe Kabupaten Minut, Selasa (23/6/2015). 
 

Ritual adat dipimpin oleh Tonaas Klabat, Pontoh Doodoh. Menurut Doodoh, Rituaal Mantor Manua itu intinya memberikan dan meminta kekuatan kepada leluhur agar bumi tonsea terlindungi dari berbagai tindak kejahatan yang mencoba menggangu.
"Ritual ini dilakukan untuk meminta kepada para pendahulu agar bumi Tonsea terhindar dari hal-hal yang dapat merusak kebersamaan masyarakat Minut," ujar Doodoh.
Usai prosesi Ritual, Panglima Komando BMI Minut Johnson Wullur kepada wartawan menerangkan sebagai ormas adat, pihaknya dengan sekuat tenaga akan menjaga keamanan di Minut.
"Sebagai Ormas adat, sudah seharusnya kami mengambil bagian untuk mengamankan, apalagi menjelang pilkada tentunya banyak hal-hal yang dapat memecah belah tatanan kerukunan, yang ada di bumi Tonsea ini," jelasnya.
Pada ritual itu hadir pula Penasehat BMI Minut Ir. Johan Mandagi, yang kita ketahui bersama, siap maju ke ajang pilkada dari Partai Gerindra-PPP untuk papan 2 alias Calon Wakil Bupati (Cawabup). Menurut Wullur, sesuai tradisi adat, siapa saja Anggota BMI akan maju ke Pilkada harus didukung penuh oleh BMI.
"Pada ajang Pilkada ini, BM sebagai Ormas tetap Independen dan netral, namun ketika ada salah satu pengurus yang maju, sudah tentu menjadi hirarki BMI Minut akan mendukung sepenuhnya," tegas Wullur.
Ditempat yang sama, Tonaas BM Minut Tenny Rumbayan yang juga hadir pada ritual ini melihat bahwa apa yang terjadi pada prosesi ritual Mantur Manua yang berjalan dengan baik, secara jelas didepan terbuka harapan bakal dilalui dengan mulus.
"Ini jarang terjadi dalam prosesi seperti ini, terlihat jelas puncak Gunung Klabat dari tempat ini, ini pertanda baik dimana yang di doakan akan mendapatkan apa yang menjadi harapannya, berarti leluhur menyetujuinya," tutur Rumbayan.
Johan Mandagi usai ritual menjelaskan pada prinsipnya setiap daerah memiliki dan tidak terlepas dari adat istiadat dan budaya dari Daerah tersebut begitu pula Tanah Minahasa terlebih Minut yang memiliki budaya seperti menggelar ritual seperti ini. Namun yang pasti sebagi orang yang percaya kepada Tuhan tentu yang menjadi pegangan kita adalah kepercayaan kepada Tuhan.
"Sebagai putra Minut yang menghargai adat budaya yang ada tentu harus menghargainya. Apalagi ayah mertua saya dulu pentolan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulut. Namun sebagai orang percaya kepada Tuhan, tentu yang menjadi kepercayaan tunggal dan pegangan kita adalah kepada Tuhan Yesus, terakomodir tidaknya, tentu semua saya gumuli dalam doa," ucap Enne sapaan akrab JO-MAN.(John)
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Redaksi | Layanan Iklan | Hubungi Kami
Copyright © 2013 - All Rights Reserved
Hosting by Manado Web Hosting Publikasi by Identitas Team
Kreasi by MWD