HUT SHS
Headlines News :
Home » » Antisipasi Jelang H-7, Kesehatan Sopir Angkutan Umum Akan Diperiksa

Antisipasi Jelang H-7, Kesehatan Sopir Angkutan Umum Akan Diperiksa

Written By Efraim Lengkong on Senin, 29 Juni 2015 | 23.58.00

Roy Nender 
Manado, Identitasnews – Menjelang H-7 pada beberapa hari ke depan, pemerintah kota dan pemerintah provinsi akan membentuk dan menurunkan tim terpadu.

Kepala Terminal Malayang Roy Nender pada Senin siang (29/6) di Manado mengungkapkan pihaknya akan membangun dan membentuk posko.

“Posko ini merupakan tim terpadu yang dibentuk pemerintah, dalam rangka mengantisipasi terjadinya lonjakan penumpang yang dimulai pada H-7 atau tujuh hari menjelang lebaran.  Para petugas tim terpadu ini terdiri dari petugas Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Kepolisian dan Jasa Raharja,” ujar Nender.

Roy Nender mengatakan ada 2 hal yang akan dilakukan oleh tim terpadu ini yakni memeriksa kesehatan sopir dan memeriksa atau menguji kelayakan kendaraan angkutan umum.

“Khusus kepada kendaraan atau armada, kami akan lakukan pemeriksaan kelayakan kendaraan sebelum berangkat.  Pemeriksaan angkutan umum ini meliputi pemeriksaan mesin, rem, ban dan kelengkapan surat administrasi kendaraan.  Pemeriksaan ini dilakukan dengan masksud agar aman dalam berkendara dan untuk mengantisipasi dan mengurangi risiko kecelakaan dalam perjalanan mudik,” tutur Nender.

Roy Nender menambahkan pula pihaknya akan melakukan pemeriksaan kesehatan kepada para sopir.

“Jika ditemui adanya indikasi bahwa kesehatan sopir kurang baik maka dengan terpaksa sopir yang bersangkutan tidak diperkenankan untuk mengemudi kendaraan.  Bukan hanya kesehatannya saja.  Bahkan jika adanya sopir, terpantau berbau minuman berakohol maka tidak bisa mengemudikan kendaraan,”tegas Roy Nender.

Roy Nender menambahkan pula jika ditemui adanya sopir yang terindikasi mengidap penyakit dan berisiko membahayakan penumpang maka dengan terpaksa tidak bisa mengemudi.

“Dengan kata lain, sopir tersebut harus diganti dengan sopir yang lain.  Tentunya, kami akan berkoordinasi termasuk melaporkannya kepada PO untuk lakukan pergantian sopir.  Kami himbau kepada PO, untuk menyediakan 2 orang sopir untuk setiap armada,” tutur Nender.

Kater Malalayang menegaskan bahwa kesehatan sopir adalah hal yang utama.  Begitu pula dengan kelayakan mobil yang harus diperhatikan oleh sopir itu sendiri.

“Apalagi untuk perjalanan jarak jauh, keselamatan adalah hal yang utama. Oleh sebab itu bagi para sopir dan pemilik kendaraan harus memperhatikannya dengan sebaik-sebaiknya,” himbau Roy.  (jacky)

Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Redaksi | Layanan Iklan | Hubungi Kami
Copyright © 2013 - All Rights Reserved
Hosting by Manado Web Hosting Publikasi by Identitas Team
Kreasi by MWD